HUBUNGAN KEBIASAAN BERMAIN GADGET DENGAN KUALITAS TIDUR PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK DHARMA WANITA LANDINGSARI KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG

Yulius Umbu Zasa, Rachmat Chusnul Choeron, Arie Jefry Ka'arayeno

Abstract


Kemajuan teknologi turut mewarnai konsep bermain anak. Gadget akhir-akhir ini menjadi media bermain anak yang paling diminati. Penggunaan yang berlebihan dapat memicu terjadinya dampak negatif. Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan bermain gadget dengan kualitas tidur pada anak prasekolah. Desain penelitian ini dengan menggunakan metode analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah anak usia prasekolah di TK Dharma Wanita Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang yang berjumlah 64 anak. Besar sampel sebanyak 55 anak dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Kebiasaan bermain gadget sebagai variabel independen dan kualitas tidur sebagai varebel dependen. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan α=0,05. Hasil penelitian di dapatkan sebagian besar responden terbiasa bermain gadget (50,9%), dan terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan bermain gadget dengan kualitas tidur (p=0,001; OR=8,727). Gadget dapat dijadikan media untuk menstimulasi perkembangan anak, tetapi penggunaan yang berlebihan dapat memicu gangguan kualitas tidur pada anak.Para orang tua diharapkan dapat mengelola waktu istirahat dengan baik dan membatasi waktu masuk penggunaan gadget pada anak terutama saat jam tidur.

Technological advances have also colored the concept of playing children. The gadget has recently become the most popular children's play media. Excessive use can trigger a negative impact. The purpose of this study was to determine the relationship between the habit of playing gadgets and the quality of sleep in preschoolers. The design of this study uses a correlational analytical method with a cross-sectional approach. The population in this study were preschoolers at Dharma Wanita Landungsari Kindergarten, Dau District, Malang Regency, which amounted to 64 children. The sample size is 55 children with a simple random sampling technique. The habit of playing gadgets as an independent variable and sleep quality as dependent varebel. Data was collected using a questionnaire. Data were analyzed using chi-square test with α = 0.05. The results of the research showed that most respondents were accustomed to playing gadgets (50.9%), and there was a significant between relationship between gadget playing habits and sleep quality (p = 0.001; OR = 8.727). Gadgets can be used as a medium to stimulate child development, but excessive use can trigger sleep quality disturbances in children. Parents are expected to be able to manage rest periods well and limit the time to enter the use of gadgets in children, especially during sleep.

Keywords: Gadget magazines preschool age children, Sleep quality.

Keywords


Anak usia prasekolah; Bermain gadget; Kualitas tidur

References


Ayunda, P., 2015. Anak dan Gadget” www.SelasarGayaHidup.com 30 November 2015 (akses 15 Februari 2016)

Frost, Jo. 2009. Tanyakan Pada Supernanny : Solusi Sang Supernanny Terhadap 1001 Persoalan Mendidik Anak. Bandung: Kaifa.

Fajrin, Okki Rachma. 2015. “ Hubungan Tingkat Penggunaan Teknologi Mobile Gadget dan Eksistensi Permainan Tradisional pada Anak Sekolah Dasar” Jurnal IdeaSocieta, Volume 2, No. 6, November 2015, hal.:1-33. http://risanurulain.blogspot.com/2016/06/penggunaan-gadget-dalam-perspektif.html.

Guyton , 2014. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran Edisi 11. Jakarta: EGC

Jarmi, A., & Rahayuningsih, S. I. 2017. Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Kualitas Tidur Pada Anak Remaja. Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh , 1-7.

Komarudin. 2013. Psikologi Olahraga. Bandung: PT REMAJA ROSDAKARYA.

Kozier, B., et all. 2004. Buku Ajar Fundamental keperawatan:Konsep, Proses, dan Praktik, Edisi 7,Volume 1Jakarta: EGC

Khusnul. 2017. Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Rimpang Lengkuas (Alpinia Galanga L) Terhadap Pertumbuhan Trichophyton Rubrum Secara In Vitro. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada. 17 (1): 73 – 80

Komarudin. 2014. Hubungan Level Kecemasan dan Akurasi Passing dalam Permainan Sepakbola. Yogyakarta: FIK UNY.

Rahma. 2014. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian ana kelompok B di TK negeri Pembina kihaja dewantoro Kecamatan Kota selatan Kota Gorontalo.Universitas Negeri Gorontalo.

Rideout, V. 2013. Zero To Eight: Electronic Media Inthe Lives Of Infants, Toddlers And Preschoolers. Common Sense Media Research Study

Notoatmodjo, S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Saiful, 2010. Terlalu Lama Bermain Video Game,(http://www.health.okezone.com,diaksestanggal 2 November (2012)

Warisyah Y, 2015. Pentignya “Pendampingan Dialogis” Orangtua Dalam penggunaan gadget pada anak usia dini. Makalah disajikan dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan di FKIP Universitas Muhamadiyah Ponorogo, 7 November 2015 (online) (http://semnas.fkip.umpo.ac.id/wp-content/uploads/2015/12/014- Yusmi-W.pdf), diakses 18 Agustus 2018.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.