PENGARUH SPA KAKI DIABETIK TERHADAP PENURUNAN RISIKO ULKUS DIABETIKUM PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DINOYO MALANG

Yusmahmudah Yusmahmudah, Zaky Soewandi Ahmad, Ani Sutriningsih

Abstract


Ulkus diabetikum merupakan komplikasi yang sering dialami penderita DM tipe 2. Perawatan untuk pasien ulkus diabetikum biasanya hanya berupa terapi obat-obatan. Belum pernah dilakukan terapi secara mandiri seperti SPA kaki diabetik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh SPA kaki diabetik terhadap penurunan risiko ulkus diabetikum pada penderita diabetes tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Dinoyo Malang. Desain penelitian adalah quasi experimental. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 responden yang ditentukan melalui teknik Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan yaitu lembar skrining kaki diabetik inlow’s 60-second diabetic foot screen. Uji statistik dalam penelitian ini ialah uji t berpasangan dan uji t tidak berpasangan (p< 0,05). Hasil uji t berpasangan menunjukkan adanya perbedaan skor yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok perlakuan (p= 0,000) sedangkan pada kelompok kontrol tidak ditemukan adanya perbedaan signifikan (p= 0,795). Uji t tidak berpasangan menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan penurunan skor pada kelompok penelitian dan kontrol (p= 0,000). SPA kaki diabetik berpengaruh menurunan risiko ulkus kaki diabetikum penderita diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Dinoyo. Perawat diharapkan dapat berperan dalam promosi kesehatan terkait SPA kaki diabetik yang nantinya dapat menjadi suatu tindakan alternatif dan tindakan pencegahan yang dapat dilakukan penderita diabetes mellitus.

Diabetic ulcer is a frequent complication experienced by people with type 2 diabetes. Treatment for diabetic ulcer patients is usually only by drug treatment. The independent therapy such as diabetic foot SPA has never been done. The purpose of this study was to determine the effect of diabetic foot SPA in lowering the risk of diabetic ulcer in type 2 diabetics in the work area of Dinoyo Malang Health Center. The research design was quasi experimental. The sample in this study was 32 respondents that were determined through the Simple Random Sampling technique. The instrument used was the diabetic foot screening sheet inlow's 60-second diabetic foot screen. The statistical test in this study was paired t test and unpaired t test (p <0.05). Paired t-test results showed a significant difference in scores before and after intervention in the treatment group (p = 0,000) while no significant difference was found in the control group (p = 0.795). The unpaired t test showed that there were significant differences in the decrease in scores in the study and control groups (p = 0,000). Diabetic foot SPA has a lowering effect on the risk of diabetic foot ulcer of type 2 diabetes mellitus in the work area of Dinoyo Health Center. Nurses are expected to play a role in health promotion related to diabetic foot SPA which later can be an alternative action and preventive action that can be carried out by people with diabetes mellitus.

Keywords: type 2 Diabetes; Diabetic Foot SPA; Diabetic Foot Ulcer

Keywords


Diabetes Tipe 2, SPA Kaki Diabetik, Ulkus Kaki Diabetik

References


Affiani, R. Astuti, P. 2017. Efektivitas Spa Kaki Diabetik Terhadap Sirkulasi Darah Perifer Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Wonokromo Surabaya. Jurnal Ilmiah Kesehatan. 10(1): 120-129. http://journal.unusa.ac.id/index.php/jhs/article/view/385/361 diakses 22 Januari 2018.

American Diabetes Association (ADA). 2010. Standards of medical care in diabetes - 2010. Diabetes Care. 2010; 33: 11-61. http://care.diabetesjournals.org/content/33/Supplement_1/S11. diakses 22 Januari 2018.

Arianto, A. 2016. Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Telapak Kaki Terhadap Perubahan Tekanan darah Pada Penderita Hipertensi Di Rt 07 Rw 06 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Malang. (Skripsi). Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.

Badawi, H. 2009. Melawan dan Mencegah Diabetes: Panduan Hidup Sehat Tanpa Diabetes. Yogyakarta: Araska.

Canadian Association of Wound Care, (CAWC). 2011. Inlow 60-second Diabetic Foot Screen. Wound Care Canada. 2004. 2(2): 10-11. http://cawc.net/images/uploads/store/inlow_Tool.pdff_.pdf diakses 22 Januari 2018.

Mina, Z. S. Widayati, N. Hakam, M. 2017. Pengaruh Therapeutik Exercise Walking terhadap Risiko Ulkus Kaki Diabetik pada Klien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Kelurahan Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember. E-Jurnal Pustaka Kesehatan. 5(1): 84-90. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JPK/article/view/4044 diakses 1 Januari 2018.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), 2011. Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia 2011. http://pbperkeni.or.id/doc/konsensus.pdf diakses 17 Januari 2018.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), 2015. Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia 2015. http://pbperkeni.or.id/doc/konsensus.pdf. diakses 17 Januari 2018.

Purwanto, B. 2014. SPA Kaki Diabetesi (Layanana Estetika pada Kaki Penderita Kencing Manis). Yogyakarta: Gava Medika

Sonyo H, S. Hidayati T, Sari K, N. 2016. Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pengaturan Makan Penderita Dm Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Kendal 02. Jurnal Care. 4(3): 38-49. https://jurnal.unitri.ac.id/index.php/care/article/view/433 diakses 9 Agustus 2018.

Supriyadi. 2017. Panduan Praktis Skrining Kaki Diabetes Melitus. Yogyakarta : Deepublish.

Sutriningsih, A. Ariani, L, N. 2017. Efektivitas Umbi Porang (Amorphophallus Oncophillus) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Mellitus. Jurnal Care. 5(1): 48-58. https://jurnal.unitri.ac.id/index.php/care/article/view/388 diakses 5 Agustus 2018.

Suyanto. 2017. Pengaruh Terapi SPA dan Senam Kaki Diabetik Pada Pasien Neuropati Perifer Diabetik. Jurnal Keperawatan dan Pemikiran Ilmiah. 3 (4):29-37. http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/jnm/article/download/1523/1180. diakses 11 April 2018.

Taharuddin. 2017. Efektifitas Pelaksanaan Model Konservasi Discharge Planning Terstruktur Terhadap Perubahan Derajat Luka Dan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Ulkus Diabetikum. Jurnal Care. 5(3): 404-417. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. https://jurnal.unitri.ac.id/index.php/care/article/download/708/691 diakses 8 Mei 2018.

Zhang P, Lu J, Jing Y, Tang S, Zhu D, Bi Y. 2017. Global epidemiology of diabetic foot ulceration: a systematic review and meta-analysis. Ann Med. 49(2):106-116.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.