PERBEDAAN KUALITAS HIDUP LANSIA YANG TINGGAL DI PANTI SOSIAL DENGAN LANSIA YANG TINGGAL DI RUMAH

Ika Audina, Erlisa Candrawati, Ragil Catur Adi W.

Abstract

Usia tua, kesepian, sosial ekonomi yang kurang sejahtera, serta munculnya penyakit-penyakit degeneratif seperti kanker, jantung, reumatik, serta katarak menyebabkan produktifitas lansia menurun serta mempengaruhi kehidupan sosial. Semua hal di atas adalah dampak dari rendahnya kualitas hidup lanjut usia. Kualitas hidup yang dipengaruhi oleh aspek sosial dan lingkungan berkaitan erat dengan lingkungan tempat tinggal lansia. Pemilihan lokasi tempat tinggal lansia masih kontroversi di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kualitas hidup lansia yang tinggal di panti sosial dan lansia yang tinggal di rumah. Desain penelitian mengunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 63 orang dengan penentuan sampel penelitian menggunakan purposive sampling yang berarti pengambilan sampel sesuai kriteria sebanyak 36 sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji statistic t-test independent. Hasil penelitian membuktikan bahwa hanya terdapat 8 (44,4%) lansia mengalami kualitas hidup baik di panti sosial, dan sebagian besar 10 (55,6%) lansia mengalami kualitas hidup baik di rumah. Hasil analisis data menggunakan uji independent sample t-test membuktikan bahwa p value = (0,003) < (0,050) yang artinya ada perbedaan kualitas hidup lansia yang tinggal di panti sosial dengan lansia yang tinggal dirumah. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada keluarga untuk menyarankan lansia berinteraksi dengan anggota keluarga dan warga sekitar yang menimbulkan perasaan tenang sehingga meningkatkan kualitas hidup lansia.

ABSTRACT

Old age, lonelyness, less prosperous of socialeconomic and degenerative diseases such as cancer, heart, reumatic and cataract cause the reduction of olderlys’ activity and influence their social lives. All the things above are the impact of the low quality life of elderlys. Quality of life which is influenced by social and environment asoects related closely with environment of the elderly. Dwelling of elderly has been an issue in Indonesia. This research aimed to find out difference of live quality of elderlys who live in social homes and elderlys who live at home. Research design used cross sectional approach. Population in this research amounted 63 people by determining research sample used purposive sampling which meant taking sample according to the criteria of 36 samples. Collecting data technique used quisioner. Data analysis method was statistic test: t-test independent. The result of the research proved only 8 (44.4%) elderlys has good quality of life at social home and most of them 10 (55.6%) elderlys had good quality of live at home. Result of data analysis that used independent sample t-test proved that that p value = (0.003) < (0.050) which meant there is different quality of live of elderlys who lived in social home and who lived at home. Based on the result, it is suggested for family to let the elderlys interact with family members and people around them so that they will be calm and the elderlys’ quality of life will increase.

Keywords: Dwelling; elderly; home; social homes; social relations.

Keywords

Hubungan sosial; lansia; panti sosial; rumah; tempat tinggal.

References

Anna, Lusia Kas. 2012. Fokus Pada Jumlah Lansia. http://health.kompas.com/read/2012/09/05/06533520/Fokus.pada.Jumlah.Lansia. Diakses pada tanggal 28 Oktober 2012

Amareta, D. 2008. kualitas_hidup_lansia. Emareta@Yahoo.Com. Diakses tanggal 25 april 2017

BPS Indonesia. 2012. Penduduk Menurut Umur dan Jenis Kelamin Propinsi Jawa Timur.: http://bps.go.id. Diakses pada tanggal 2017 Februari 24

Fitria. 2011. Interaksi sosial dan Kualitas hidup Lansia di Panti Wredha UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia dan Anak Balita Binjai. (Skripsi). Fakultas Ilmu Keperawatan. Universitas Sumatera Utara, Medan. http://repository.usu.ac.id/downloads.tswj.com/325251.pdf. Diakses pada 18 Maret 2017

Friedman, Marilyn. 2010. Keperawatan Keluarga: Teori dan Praktik. (Edisi 5). Jakarta: EGC.

Mahareza, Y. 2008. Perbedaan Kualitas Hidup Lanjut Usia yang Tinggal di Panti Werdha dan yang Tinggal Bersama Keluarga. Skripsi. Surabaya: Fakultas Psikologi Universitas Airlangga.

Mauk, Kristen L. 2006. Gerontological Nursing Competencies for Care. Boston, Toronto, London, Singapure : Jones and Bartlett

Nugroho, W. 2012. Keperawatan Gerontik dan Geriatrik Edisi 3. Jakarta : EGC

Power, M.J. Bullinger,M., HARPER,A., & WHOQOL Group. 2003. The world Helath Organization WHOQOL 100: Tests of the universality of quality of life in 15 ifferent cultural groups world wide. Health Psychology.18, 495505.

Rapley, Mark. 2003. Quality of Life Research: a critical introduction. London: Sage Publications.

- Print this article - Indexing metadata - How to cite item - Finding References - Email this article (Login required) - Email the author (Login required)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.