PENGARUH VARIETAS CENGKEH TERHADAP KADAR MINYAK DAUN CENGKEH

Rikardus Walus, Samsuri Tirtosastro, Rozana Rozana, Lorine Tantalu

Abstract


Clove plant flowers (Syzygium aromaticum (L) is one of the spices that have long been used as raw material for cigarette, food, beverage, cosmetics and pharmaceutical industries. The utilization for those purposes is come by clove bud, steam and leaf contain clove oil which have specific flavour and it could be used as the stimulan, anaesthetic, carminative, antiemetic, antiseptic and antispasmodic. Clove leaf were considered as waste only and not fully utilized yet. The clove leaf has 1 - 4% essential oil, which is possible to produce oil by distillation. One of the essential oil distillation is process steam distillation. Steam distillation give proven could produced more maximal essential oil. In this research, the extraction process used steam distillation, use clove leaf are 500 gr, were used and distillation time 6 hours. Research results show that the Ambon variety had the highest oil yield of 2.26%, zanzibar 2.20%, siputih 1.90%, and the lowest yield of sikotok variety was 1.36%.




Bunga tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum (L) adalah salah satu rempah yang telah lama digunakan untuk bahan baku industri kretek, makanan, minuman, kosmetik dan farmasi. Penggunaan cengkeh untuk tujuan di atas adalah karena bunga cengkeh, dan daun cengkeh mengandung minyak cengkeh yang memiliki rasa spesifik dan dapat digunakan sebagai stimulan, anestesi, karminatif, antiemetik, antiseptik dan antispasmodik. Daun cengkeh selama ini dianggap sebagai limbah saja dan belum dimanfaatkan sepenuhnya, untuk itu perlu upaya memanfaatkan limbah tersebut menjadi produk lain yang lebih efisien. Daun cengkeh mengandung minyak esensial 1 - 4%, dengan senyawa ini dimungkinkan untuk melakukan penyulingan minyak. Salah satu penyulingan minyak atsiri adalah penyulingan dengan uap. Distilasi uap memiliki keunggulan karena dapat diproduksi minyak atsiri lebih maksimal. Dalam penelitian ini, proses ekstraksi menggunakan destilasi uap, dengan daun cengkeh 500 g, dan waktu destilasi 6 jam. Analisis yang dilakukan setelah perlakuan adalah kadar air cengkeh, rendemen dan Massa Jenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Ambon memiliki hasil minyak tertinggi 2,26%, zanzibar 2,20%, siputih 1,90%, dan hasil terendah dari varietas sikotok adalah 1,36%.

Keywords


Daun cengkeh, minyak cengkeh, Syzygium aromaticum, destilasi uap

References


Bhuiyan, M.Z.I., J. Begum, N.C. Nandi and F. Akter. 2010. Constituents of the essential oil from leaves and buds of clove (Syzigium caryophyllatum L.). African Journal of Plant Science Vol 4 (11).

Broto, S. 2013. Cengkeh. Sejarah, Budidaya dan Industry. PT. Gramedia. Jakarta dan Magister Biologi UKSW : Salatiga

Guenther, Ernest. 1987. Minyak Atsiri. Jilid 1. Jakarta: Universitas Indonesia.

Jirovetz, L Buchbauer, G.; Stoilova, I.; Stoyanova, A.; Krastanov, A.; Schmidt, E. 2006. Chemical Composition and Antioxidant Properties of Clove Leaf Essential Oil. Journal of Agricultural and Food Chemistry. Vol 54 (17).

Ketaren. 1985. Pengantar Teknologi Minyak Atsiri. Jakarta : Balai Pustaka

Martosupono, M. 2013. Cengkeh. Sejarah, Budidaya dan Industry. Pt. Gramedia. Jakarta dan Magister Biologi UKSW: Salatiga

Nurdjannah, N., Hardja, S., Mirna. 1991. Distillation method influence the yield and quality of clove leaf oil, Industrial Crops Research Journal. Vol 3 (2).

Plantus. 2008. Syzygium aromaticum (linn.) Merr. & Perr. Cengkeh. FMIPA. Universitas Sebelas Maret, Skripsi.

Semangun, H. 2013. Cengkeh. Sejarah, Budidaya dan Industry. PT. Gramedia. Jakarta dan Magister Biologi UKSW: Salatiga

Standar Nasional Indonesia. 2006. Minyak Daun Cengkeh. SNI 06-2387-2006.

Supriatna, A., Rambitan, U.N.,Sumangat, D., Nurdjannah, N., 2004. Analisis Sistem Perencanaan Model Pengembangan Agroindustri Minyak Daun Cengkeh : Studi kasus di Sulawesi Utara. Buletin TRO. Vol XV (1).

Yuliani, Sri,. Satuhu, Suyanti,. 2012. Panduan Lengkap Minyak Atsiri. Bogor : Penebar Swadaya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.