PERMAINAN ULAR TANGGA BERPENGARUH PADA PERKEMBANGAN SOSIAL PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK DHARMA WANITA PERSATUAN LANDUNGSARI KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG

Ignasius Sardianto Buli, Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas, Supriyadi Supriyadi

Abstract


Perkembangan sosial merupakan suatu proses berubahnya tingkah laku dan menyesuaikan diri seorang anak terhadap lingkungan yang ia tinggali dan anak dapat berinteraksi dengan baik pada teman sebaya maupun orang yang lebih tua darinya. Permainan ular tangga merupakan permainan yang mampu merangsang anak untuk belajar memecahkan dan menyelesaikan suatu masalah sederhana tanpa dapat disadari oleh anak itu sendiri, baik secara individual maupun secara kelompok. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Pengaruh Permainan Ular Tangga Terhadap Perkembangan Sosial Pada Anak Usia Prasekolah Di Tk Dharma Wanita Persatuan Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Desain penelitian menggunakan Pra-Eksperimental dengan One Group Pre Post Test Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple Random Sampling, dengan sampel sebanyak 46 responden. Analisis data menggunakan uji Marginal Homogeneity (p > 0,05). Hasil penelitian, sebelum diberikan Permainan Ular Tangga lebih dari separuh 29 (63.0%) responden memiliki perkembangan sosial kategori cukup. Sesudah diberikan Permainan Ular Tangga lebih dari separuh responden memiliki perkembangan sosial kategori baik, yaitu dari 5 (10,9%) meningkat menjadi 35 (76.1%). Hasil uji Marginal Homogeneity didapatkan bahwa ada Pengaruh Permainan Ular Tangga Terhadap Perkembangan Sosial Pada Anak Usia Prasekolah di TK Dharma Wanita Persatuan Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang dengan signifikan 0,000 (p= 0,05). Bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk memperhatikan aspek-aspek lain yang mempengaruhi atau menghambat perkembangan sosial anak dan merumuskan solusi atas hambatan-hambatan tersebut melalui pendekatan penelitian.
Social development is a process of changing behavior and adjusting a child to the environment in which he lives and children can interact well with peers and people who are older than him. Snakes and ladders game is a game that is able to stimulate children to learn to solve and solve a simple problem without being aware of by the child himself, both individually and in groups. This study aimed to determine the effect of snakes and ladders game on social development in preschool Aged children at TK Dharma Wanita, Landungsari, Dau District, Malang Regency. The research design used a pre-experimental with One Group Pre Post Test Design approach. The sampling technique used simple random sampling, with a sample of 46 respondents. The data analysis used Marginal Homogeneity test (p> 0.05). The results of the study, before being given the Ladder Snake Game there were more than half 29 (63.0%) respondents had sufficient social development category. After being given the Ladder Snake Game more than half of the respondents had a good social development category, from 5 (10.9%) to 35 (76.1%). The Marginal Homogeneity test results found that there was an effect of Snakes and Ladders Game on Social Development in Preschoolers in TK Dharma Wanita Persatuan with a significant 0,000 (p = 0.05). The next researcher is expected to pay attention to other aspects that influence or hinder children's social development and formulate solutions to these obstacles through a research approach.

Keywords: Snakes And Ladders Game; Social Development Of Preschoolers

Keywords


Permainan Ular Tangga ; Perkembangan Sosial Anak Usia Prasekolah

References


Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. 2018. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2011. Surabaya.

Fauziah. Z. 2015. Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Senam Fantasi Pada Kelompok B TK Dharma Wanita Sidomulyo Kecamatan Gondang Kabupaten Tulung Agung Tahun Pelajaran 2013-2015”.Pendidikan Guru PAUD.Universitas Nusantara PGRI Kediri.

George S. Morrison. 2012. Dasar-dasar Pendidikan Anak Usia Dini, Terj, PT Indeks, Jakarta.

Gunarsa, Singgih D. 2008 .Psikologi Anak: Psikologi Perkembangan Anakdan Remaja. Jakarta: PT BPK GunungMulia.

Hasnida. 2015. Analisis Kebutuhan Anak Usia Dini. Jakarta : PT. Luxima Metro Media

Horne, P. J., Greenhalgh, J., Erjavec, M., Lowe, C. F., Viktor, S., & Whitaker, C. J. 2011. Increasing pre-school children's consumption of fruit and vegetables. A modelling and rewards intervention. Appetite, 56(2), 375-385. https://doi.org/10.1016/j.appet.2010.11.146

Hurlock, E.B. 2011. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Alih bahasa: Istiwidayati & Soedjarwo. Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga

Indrawan Putu Agus dkk,. 2017, Pengaruh Metode Permainan Edukatif terhadap Interaksi Sosial Siswa Taman Kanak-kanak. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, Volume 2, Nomor 4, 7 November 2017, Hlm. 132–141. https://scholar.google.com/citations?user=UZ27VJYAAAAJ

Mayar, Farida. 2013. Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Sebagai Bibit Untuk Masa Depan Bangsa. Jurnal Al-Ta’lim, Jilid 1, Nomor 6November 2013, hlm .459-464. DOI:10.15548/jt.v20i3.43

Mursid. 2015. Pengembangan Pembelajaran PAUD. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mutmainnah Latief. 2016, Pengembangan Permainan Ular Jarra Sebagai Media Pembelajaran Pada Materi Pokok Asam-Basa. Jurnal Penelitian Pendidikan Insani, Volume 20, Nomor 2, Desember 2017, Hlm. 101-107. https://doi.org/10.26858/ijes.v20i2.4819

Narendra, M.S, dkk. 2008. Buku Ajar Tumbuh Kembang Anak dan Remaja. Jakarta

Nurjannah, I. dkk. 2017. Interrater reliability of client categorization system as a psychiatric status rating scale in measuring psychiatric patients’ health status. International Journal of Research in Medical Sciences, 5(5), 2193-2201. doi: 10.18203/2320-6012.ijrms20171868

Nurjannah. 2017. Mengembangkan Kecerdasan Sosial Emosional Anak Usia Dini Melalui Keteladanan. Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah IslamVol. 14, No. 1.

Purnama Anindya. 2015. Efektifitas Permainan Kooperatif Merancang Gambar Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Tk A Bas Tuban. Jurnal psikologi tabularasa, volume 10, no.2, oktober 2015: 201 – 214. http://jurnal.unmer.ac.id/index.php/jpt/article/view/1402/0

Raisatun Nisak. 2013. Seabrek Games Asyik- Edukatif untuk mengajar PAUD/TK. Jogjakarta: Diva Press.

Rasyid, H., Mansyur, dan Suratno., 2009. Asesmen Perkembangan Anak Usia Dini. Yogyakarta: penerbit Multi Pressindo

Retno Wulandari 2016. Perbedaan perkembangan social anak usia 3-6 tahun dengan pendidikan usia dini dan tanpa pendidikan usia dini di Kecamatan Peterongan Jombang. Biomedika, Volume 8 Nomor 1, Februari 2016. https://doi.org/10.23917/biomedika.v8i1.2900

Saputri Herliana Rahmi. 2019. Pengembangan Permainan Ular Tangga Modifikasi (Socio Snake And Ladder) Untuk Meningkatkan Social Skill Anak Intellectual Developmental Disorder (Idd) Ringan. magister psikologi profesi universitas muhammadiyah malang. Skripsi: tidak diterbitkan.

Sidharta, A. 2006. Model Pembelajaran Asam Basa berbasis Inkuiri Laboratorium sebagai Wahana Pendidikan Sains Siswa SMP.Bandung: Tesis UPI.

Suyadi. 2010. Psikologi Belajar Anak Usia Dini. Yogyakarta : PEDAGOGIA.

Sriningsih, Nining. 2009. Pembelajaran Matematika Terpadu Untuk Anak UsiaDini. Bandung: Pustaka Sebelas.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.