HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANTENATAL CARE DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WEEKAROU SUMBA BARAT

Reni Ratni Dapa Wole, Pertiwi Perwiraningtyas, Aprillia Choirun Nisa

Abstract


Antenatal Care sangat penting bagi ibu hamil untuk mengidentifikasi kondisi janin dan ibu, akan tetapi masih banyak ibu hamil yang belum mengetahui tentang pentingnya ANC. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang ANC dengan frekuensi kunjungan ANC di wilayah kerja Puskesmas Weekarou Sumba Barat. Desain penelitian mengunakan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 40 ibu hamil dengan sampel sebanyak 33 orang menggunakan Simple Random Sampling. Variabel independen adalah pengetahuan ibu hamil tentang ANC dan variabel dependen adalah frekuensi kunjungan ANC. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner tentang pengetahuan ANC dan buku KIA tentang frekuensi kunjungan ANC. Analisa data menggunakan uji Fisher’s Extract. Hasil penelitian membuktikan sebagian besar 17 responden (51,5%) memiliki pengetahuan kurang tentang ANC dan hampir seluruhnya 29 responden (87,9%) melakukan frekuensi kunjungan ANC tidak lengkap (< 4 kali) selama kehamilan. Hasil uji Fisher’s Extract diperoleh p = 0,003 yang berarti terdapat hubungan pengetahuan ibu hamil tentang ANC dengan frekuensi kunjungan ANC. Agar ANC bisa meningkat maka diperlukan suatu tindakan untuk meningkatkan pengetahuan yaitu dengan cara ibu hamil mencari informasi yang lebih banyak lagi dan diharapkan kunjungan ANC bisa meningkat.
Antenatal Care is very important for pregnant women to identify the condition of the fetus and the mother, but there are still many pregnant women who do not know about the importance of ANC. The purpose of this study was to determine the relationship between the knowledge of pregnant women about ANC and the frequency of ANC visits in the work area of PUSKEMAS Weekarou, West Sumba. The study design used a cross sectional. The study population was 40 pregnant women with a sample of 33 people using Simple Random Sampling. The independent variable is the knowledge of pregnant women about ANC and the dependent variable is the frequency of ANC visits. The instrument used in the form of a questionnaire about ANC knowledge and KIA books about the frequency of ANC visits. The data analysis applied Fisher's Extract test. The results showed that 17 respondents (51.5%) had less knowledge about ANC and 29 respondents (87.9%) made an incomplete frequency of ANC visits (<4 times) during pregnancy. Fisher's Extract test results obtained p = 0.003 which means that there is a relationship between knowledge of pregnant women about ANC with the frequency of ANC visits. In order to increase ANC, action is needed to increase the knowledge pregnant women by seeking more information and ANC visits are expected to increase.

Keywords: ANC Visit, ANC Knowledge

Keywords


Kunjungan ANC; Pengetahuan ANC

References


Ariesetyawati, Erlina, Mudayatiningsih, E., & Susmini. 2018. Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang antenatal care dengen Perilaku Pemeriksaan Kehamilan di Posyandu Bandungrejo wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Bantur Kabupaten Malang. Nursing News 3 (1). Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. http://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fikes/article/dowload/820/634. Diakses pada tanggal 10 Agustus 2019

BPPK Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian. Kesehatan. 2013. Kesehatan RI, Riset Kesehatan Dasar. 306 hal.

Fitrayeni, Suryat & Farant, Rizki M. 2015. Penyebab Rendahnya Kelengkapan Kunjungan Antenatal Care Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Pegambiran. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas 10 (1). Universitas Andalas. http://jurnal.fkm.unand.ac.id/index.php/jkma/article/download/170/165. Diakses pada tanggal 20 Juli 2019.

Kemenkes RI 2010. Profil Kesehatan. Jakarta. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes RI.

Marsitha, Assa A., Arundina, Agustina & Effiana. 2017. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Dukungan Suami Terhadap Kunjungan Antenatal Care Di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas II. Jurnal Kedokteran 4 (2). Universitas Tanjungpura, Pontianak Kalimantan Barat https://media.neliti.com/media/publications/194017-ID-hubungan-tingkat-pengetahuan-dan-dukunga.pdf. Diakses pada tanggal 20 Juli 2019.

Manuaba, I.B.G. 2005. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, & Keluarga Infertility. 7th Edition, Chapt III, Lippincott Williams & Wilkins.

Maritalia, Dewi. 2014. Asuhan Kebidanan Nifas Dan Menyusui. Yogyakarta : Pustaka. Pelajar.

Mufdlilah. 2009. Panduan Asuhan Kebidanan Ibu Hamil. Yogyakarta: Nuha. Medika. Hal. 11-13, 15-18, 21, 45.

Mubarok, WI. 2007. Promosi Kesehatan Sebuah Pengantar Belajar Mengajar dalam Pendidikan. Yogyakarta : Graha Ilmu.

Notoatmodjo, S. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta : Rineka Cipta. 2. Mulia, RM. Kesehatan Lingkungan. Graha Ilmu.

Prawirohardjo, Sarwono. 2014. Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo. Jakarta: PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo

Riset Kesehatan. 2016. Dasar; RISKESDAS. Jakarta. Balitbang. Kemenkes RI. Dermawan D Dan Rusdi..

Sari. 2009. ”Pengaruh Firm Size, Growth, Profitability, Business Risk. Dan Tangible Asset, Terhadap Financial Leverage Pada Industri.

Simkin, P. 2013. Panduan Lengkap Kehamilan, Melahirkan dan Bayi. Jakarta: ARCAN

Sudarti. 2014. Teori pengkururan nyeri dan nyeri persalinan. Yogyakarta. Nuha medika.

Sukmawati Ferina. 2009 Metode Riset Bisnisi. Penerbit Andi. Yogyakarta. Universitas Kristen Maranatha.

Syaifuddin, 2012. Konsep Peran Suami. Yogyakarta: In Media


Refbacks

  • There are currently no refbacks.