PENGARUH WARM BATH TERHADAP KELELAHAN PADA ATLET FUTSAL N’VIOR DI CHAMPION TLOGOMAS MALANG

Charolin Viny Potindingo, Ragil Catur Adi W., Sirli Mardianna Trishinta

Abstract


Atlet futsal mempunyai kegiatan latihan dan turnamen yang dapat menyebabkan kelelahan. Kelelahan merupakan suatu fenomena fisiologis, yang terjadi pada keadaan penurunan toleransi terhadap kerja fisik. Penatalaksanaan kelelahan yang dapat dilakukan Atlet Futsal seperti warm bath merupakan mandi yang menggunakan air hangat dengan suhu 37-40ºC selama 10-30 menit untuk membantu tubuh berelaksasi sehingga fisik dan psikis relaksasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh warm bath terhadap kelelahan pada Atlet Futsal N’vior di Champion Tlogomas Malang. Desain penelitian mengunakan desain quasi eksperimental dengan pretest-posttest with contol group design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 Atlet Futsal dengan penentuan sampel penelitian menggunakan simple random sampling sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 24 Atlet Futsal yang di bagi menjadi dua kelompok yaitu 12 orang kelompok perlakuan dan 12 orang kelompok kontrol. Instrumen data menggunakan lembar kuesioner fatigue assesment scale. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji marginal homogeneity dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan sebelum pemberian warm bath hampir seluruhnya (91,7%) responden dari kelompok perlakuan dan kontrol mengalami kelelahan, sedangkan sesudah pemberian warm bath hampir seluruhnya (83,3%) responden dari kelompok perlakuan tidak kelelahan dan hampir seluruhnya (91,7%) responden dari kelompok kontrol mengalami kelelahan. Hasil uji marginal homogeneity didapatkan p value= (0,001) < (0,050) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh warm bath terhadap kelelahan pada atlet futsal N’vior di Champion Tlogomas Malang. Saran untuk peneliti selanjutnya menambah sampel penelitian sehingga mendapatkan hasil yang lebih optimal dalam pengukuran pengaruh warm bath terhadap penurunan kelelahan.

Futsal athlete has exercise and tournament work than can make fatigue. Fatigue is a physiological phenomenon, a process of decreased tolerance of physical work. Fatigue management that can be done Futsal athletes such as warm bath is a bath that uses warm water with a temperature of 37-40ºC for 10-30 minutes to help the body relax so that physical and psychological relaxation. The aim of the study was to determine the effect of warm bath on fatigue in N'vior Futsal Athletes at Champion Tlogomas Malang. The research design used an experimental quasi design with pretest-posttest with contol group design. The population in this study were 30 Futsal Athletes with the determination of the research sample used by simple random sampling so that there were 24 samples of Futsal Athletes divided into two groups: 12 treatment groups and 12 control groups. Data collection techniques using instrumentation sheet fatigue assessment scale. Data was analyzed by marginal homogeneity with SPSS. The results of the study proved that before warm bath, almost all (91.7%) respondents from the treatment and control groups experienced fatigue, while after warm bath, almost all (83.3%) of the respondents from the treatment group were not exhausted and almost all (91.7%) respondents from the control group experienced fatigue. Marginal homogeneity test results obtained p value = (0.001) <(0.050) so it can be concluded that there is a warm bath effect on fatigue in N'vior futsal athletes in Champion Tlogomas Malang. Suggestions for future researchers add to the research sample so as obtain more optimal results in measuring the effect of warm bath on decreasing fatigue.

Keywords : Futsal athlete ; fatigue; Warm Bath.

Keywords


Atlet Futsal ; Kelelahan ; Warm Bath

References


Ahmadi. 2014. Studi Analisis Kondisi Fisik (VO2max) Atlet Futsal SMAN 1Putri Hijau Kabupaten Bengkulu Utara Tahun Ajaran 2013-2014. Bengkulu: Universitas Bengkulu.

Aliza, S. 2014. Peningkatan Daya Tahan Aerobik Mengenai Circuit Tranning Dan Dukungannya Terhadap Daya Tahan Kecepatan. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Drent M, Lower EE dan De Vries J. 2012. Sarcoidosis-Associated Fatigue. http//www.ncbi.nlm.nih.gov/pumped/22441750 diakses pada tanggal 05 Juli 2018.

Romadhoni, Linia dan Dea. 2015. Pengaruh Pemberian Circuit Training Terhadap Peningkatan VO2MaX Pemain Futal. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Mahmud, M. H. 2008. Terapi Air, Keampuhan Air Dalam Mengatasi Aneka Penyakit Berdasarkan Wahyu dan Sains. Jakarta: Qultum Medika.

Mahua, Hawa, Mudayatiningsih, Sri dan Perwiraningtyas, Pertiwi. 2018. Pengaruh Pemberian Kompres Air Hangat Terhadap Dismenore Pada Remaja Putri Di Smk Penerbangan Angkasa Singosari Malang. Nursing News 3 (1). Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fikes/article/view/787 Diakses pada tanggal 01 Oktober 2018.

Haryadi, P, Adiatmika, I dan Dinata, I. 2016. Pengaruh Rutinitas Mandi Air Hangat dan Mandi Biasa terhadap Pemulihan Kelelahan Pemain Futsal. Jurnal Kedokteran 2 (3). Universitas Udayana Bali. https://www.unud.ac.id/in/tugas-akhir1302005008.html diakses tanggal 27 Juli 2018.

Potter, Patricia, A. dan Perry, Anne G. 2005. Buku Ajar Fundamental Keperawatan.Volume 1. Edisi 4. Jakarta: EGC

Jefri, J. Candrawati, Erlisa dan Wibowo, Ragil, Catur, Adi. 2018. Analisis Faktor Risiko Sport Injury Pada Atlet Bulutangkis. Nursing News 3 (1). Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fikes/article/download/578/463 Diakses pada tanggal 01 Oktober 2018.

Sumadi, Dedi. Hariyanto, Tanto dan Candrawati, Erlisa. 2018. Analisis Faktor Risiko Injury Pada Atlet Futsal Di Champion Futsal Tlogomas Malang. Nursing News 3 (1). Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fikes/article/download/869/66 Diakses pada tanggal 01 Oktober 2018.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.