GAMBARAN PERILAKU KONSUMSI SAYUR ANAK PRA SEKOLAH DI TK DHARMA WANITA LANDUNGSARI KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG

Yefrian Alfred Taka Wunga, Vita Maryah Ardiyani, Zaky Soewandi Ahmad

Abstract


Sayur merupakan makanan penting yang harus selalu dikonsumsi setiap kali makan, tidak hanya bagi orang dewasa, mengkonsumsi sayur dan buah sangat penting untuk dikonsumsi sejak usia anak-anak untuk menunjang kesehatan dan tumbuh kembang anak pra sekolah. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran perilaku konsumsi sayur anak pra sekolah di TK Dharma Wanita Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Desain penelitian mengunakan deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 60 anak dengan sampel penelitian sebanyak 52 anak pra sekolah yang ditentukan berdasarkan teknik Simple Random Sampling. Instrumen berupa lembar kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji deskriptif. Hasil penelitian membuktikan hampir seluruhnya 42 (80,8%) responden memiliki perilaku konsumsi sayur kategori kurang pada anak pra sekolah di TK Dharma Wanita Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan ibu dari anak pra sekolah memasak sayur yang beragam setiap hari, menyiapkan sayuran di meja makan sehingga anak siap mengkonsumsinya bersamaan dengan nasi, menyiapkan bekal anak ke sekolah yang berisi sayuran.

Vegetables are an important food that must always be consumed every meal, not only for adults, consuming vegetables and fruits is very important to be consumed since the age of children to support the health and growth of pre-school children. The purpose of this study was to find out the description of pre-school children's consumption of vegetables in Dharma Wanita Landungsari Kindergarten, Dau District, Malang Regency. The research design uses descriptive cross sectional approach. The population is 60 children with a sample of 52 pre-school children determined based on Simple Random Sampling technique. Instrument in the form of a questionnaire. Data analysis method used is descriptive test. The results of the study proved that almost all 42 (80.8%) respondents had a lack of vegetable consumption behavior in pre-school children in Dharma Wanita Landungsari Kindergarten, Dau District, Malang Regency. Based on the results of the study, it is expected that mothers of pre-school children cook a variety of vegetables every day, preparing vegetables at the dining table so that the children are ready to consume them together with rice, preparing children's supplies to schools containing vegetables.

Keywords: Pre-school Children; Vegetable Consumption Behavior.

Keywords


Anak Pra Sekolah; Perilaku Konsumsi Sayur

References


Asy’ariyah. 2015. Storytelling Sebagai Upaya Meningkatkan Konsumsi Sayur Pada Anak Prasekolah Di TK Nitasari Mojo Gubeng Surabaya. Jurnal Keperawatan 3 (1). Universitas Airlangga Surabaya http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-pmnj68c0785f5bfull.docx diakses tanggal 06 Agustus 2018.

Candrawati, Erlisa, Wiwin Wiarsih, and Sukihananto Sukihananto. ""Ketersediaan Buah dan Sayur dalam Keluarga Sebagai Strategi Intervensi Peningkatan Konsumsi Buah dan Sayur Anak Usia prasekolah."" Care: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan 2.3. 2014. : 31- Care: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan 1 (2): Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang https://jurnal.unitri.ac.id/index.php/care/rt/captureCite/216/0 diakses tanggal 06 Agustus 2018.

Febriani, Kiki, Erlisa Candrawati, and Ronasari Mahaji Putri. ""Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dalam Pemilihan Jajan Pada Anak Usia Sekolah 7-9 Tahun Desa Ngantru Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Nursing News 3 (1): Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fikes/article/download/821/635 diakses tanggal 26 Februari 2018.

Fitriani, F. Candrawati dan Putri. R. 2013. Gambaran Penyebab Kesulitan Makan pada Anak Prasekolah Usia 3-5 Tahun di Perumahan Top Amin Mulya Jakabaring Palembang. Nursing News 2 (3): Universitas Sriwijaya Palembang eprints.unsri.ac.id/58/3/Abstrak2.pdf diakses tanggal 26 Februari 2018.

Kemenkes RI. 2014. Konsumsi Sayur di Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI. http://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/BPK/article/view/5505 diakses tanggal 26 Februari 2018.

Meyer. 2014. Analisis & Aspek Kesehatan Bahan Tambahan Pangan. Edisi kedua. Jakarta: Bumi Khatulistiwa.

Putri, Ronasari Mahaji, and Neni Memunah. ""Peran Pendidikan Kesehatan Dalam Meningkatkan Pengetahuan Anak Tentang Pentingnya Sayur. Nursing News 8 (1): Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang https://media.neliti.com/media/publications/137365-ID-none.pdf diakses tanggal 26 Februari 2018.

Putri, R. Susmini dan Hadi, H. 2017. Gambaran Pengetahuan Sayur Anak Usia 5-12 Tahun Di Yayasan Eleos Indonesia Desa Sukodadi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Jurnal Ilmu Keperawatan 5 (1). Universitas Brawijaya Malang http://jik.ub.ac.id/index.php/jik/article/view/121 diakses tanggal 18 September 2018.

Sayekti, N. Suci, N. Dan Mitasari, Z. 2017. Pendidikan Perilaku Makan Sehat Melalui Pengembangan Kantin Sehat Di SMP/Mts Kota Malang. Jurnal Akses Pengabdian Indonesia 1 (2): Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang https://jurnal.unitri.ac.id/index.php/japi/article/download/600/591 diakses tanggal 06 Agustus 2018.

Soerjodibroto, 2015. Manfaat Asupan Makan. Majalah Kedokteran Indonesia. http://repository.ipb.ac.id/jspui/bitstream/123456789/56240/3/BAB%20II%20Tinjauan%20Pustaka.pdf diakses tanggal 26 Februari 2018.

Supriasa. 2011. Gambaran Perilaku Makan Anak Pra Sekolah. Jakarta: Psikobuana.

Suryandi, Ari, Tanto Hariyanto, and Wahyu Dini Metrikayanto. ""Perbedaan Konsumsi Sayur Sebelum Dan Sesudah Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Storytelling Pada Anak Sekolah Dasar Di Sdn Mulyoagung 04 Dau Malang.Nursing News 3 (1): Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fikes/article/viewFile/785/612 diakses tanggal 26 Februari 2018.

Yayuk, F. 2015. Pengantar Pangan dan Gizi. Jakarta: Penebar Swadaya.

r Swadaya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.