PENGARUH BERMAIN ORIGAMI MURNI TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 3-6 TAHUN DI TK DHARMA WANITA TLOGOMAS MALANG

Bernike Keiku Lor, Pertiwi Perwiraningtyas, Vita Maryah Ardiyani

Abstract


Salah satu kemampuan anak yang sedang berkembang adalah kemampuan motorik. Perkembangan motorik halus dapat berkembang dengan baik jika orang tua dapat memberikan stimulasi dengan baik. Stimulasi dapat diberikan dengan beberapa kegiatan,salah satunya bermain origami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh bermain origami murni terhadap kemampuan motorik halus anak usia 3-6 tahun di TK Dharma Wanita Tlogomas. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimental dengan one group pre posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak usia 3-6 tahun di TK Dharma Wanita Tlogomas tahun 2018 sebanyak 30 anak, dan teknik sampling menggunakan total sampling. Jumlah sampel yang di ambil yaitu 30 anak. Instrumen yang digunakan adalah DDST. Analisis yang digunakan Paired-Samples T Test. Hasil penelitian membuktikan bahwa kemampuan motorik halus anak usia 3-6 tahun di TK Dharma Wanita Tlogomas, sebelum bermain origami murni sebagian besar dikategorikan normal sebanyak 17 orang (56,7%). Kemampuan motorik halus anak usia 3-6 tahun di TK Dharma Wanita Tlogomas sesudah bermain origami murni, hampir seluruhnya dikategorikan normal sebanyak 25 orang (83,3%). Hasil analisis diperoleh nilai signifikan sebesar 0,001 (p value ≤ 0,05), yang artinya ada pengaruh bermain origami murni terhadap kemampuan motorik halus anak usia 3-6 tahun di TK Dharma Wanita Tlogomas. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk meneliti tentang permainan lainnya yang berdampak pada motorik halus anak.

One of the abilities of developing children is motor skills. Fine motor development can develop well if parents can provide good stimulation. Stimulation can be given with several activities, one of which is playing origami. The purpose of this study was to determine the effect of pure origami play on the fine motor skills of children aged 3-6 years in Dharma Wanita Tlogomas Kindergarten. This study used a pre-experimental design with one group pre posttest design. The population in this study were all children aged 3-6 years in the Dharma Wanita Tlogomas Kindergarten in 2018 as many as 30 children, and the sampling technique used total sampling. The number of samples taken is 30 children. The instrument used is DDST. The analysis used is the Paired-Samples T Test. The results showed that fine motoric abilities of children aged 3-6 years at Dharma Wanita Tlogomas Kindergarten, before playing pure origami were mostly categorized as normal as many as 17 people (56.7%). Fine motor skills of children aged 3-6 years at TK Dharma Wanita Tlogomas after playing pure origami, almost all were categorized as normal as many as 25 people (83.3%). The results of the analysis obtained a significant value of 0.001 (p value ≤ 0.05) which means that there is the influence of pure origami play on the fine motor skills of children aged 3-6 years in Dharma Wanita Tlogomas Kindergarten.

Keywords: Preschoolers; Fine Motoric; Pure Origami.

Keywords


Anak Prasekolah; Motorik Halus; Origami Murni

References


Andayani, W.Y. 2012. Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Melipat Pada Siswa Kelompok A Di TK IT Mekar Insani Suryodiningratan. (Skripsi). Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri. Yogyakarta.

Arikunto,S.,dkk. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Astuti, W. P. Herniyatun, Yudha, H. T. 2011. Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Sanitasi Makanan Dengan Kejadian Diare Pada Balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan. 7(3):151-158.

Decaprio, Richard. 2013. Aplikasi Pembelajaran Motorik di Sekolah. Yogyakarta: Diva Press.

Depkes. 2006. Pedoman pelaksanaan stimulasi. Deteksi dan Intervensi Tumbang Anak. Jakarta.

Dewi, H. 2009. Hubungan Antara Tingkat Pendidikan Dan Pengetahuan Ibu Terhadap Motivasi Ibu Memberikan Stimulasi Tumbuh Kembang Motorik Balita Umur 1-3 Tahun di Desa Dadirejo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan. (Skripsi). Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Pekajangan. Pekalongan.

Fadilah, M. 2012. Desain Pembelajaran PAUD. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media

Indraswari. 2011. Peningkatan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Mozaik Di Taman Kanak-Kanak Pembina Agama. Jurnal Pesona PAUD. 1(1):1-13.

Kusumaningrum, A.D. 2013. Efektifitas Penggunaan Kertas Lipat (Origami) Dalam Meningkatkan Kreativitas Pada Anak. Jurnal Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan. 2(1).

Maryunani, A. 2010. Ilmu Kesehatan Anak Dalam Kebidanan. Jakarta: Trans Info Media.

Masrurin, H.N., Diana, S., dan Dwi, A. 2014. Pengaruh Senam Otak Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Di RA Sabilul Muhtadin Puri-Mojokerto. (KTI D3 Kebidanan). POLTEKKES Majapahit. Mojokerto.

Maya Hirai. 2010. Kreasi Origami Favorit. Jakarta: Kawan Pustaka.

Moshimoshi. 2009. Origami. Diakses dari http://moshimoshi.web.id/origami/ , pada tanggal 03 Maret 2018.

Natalia, L.C.D., Diana, S., dan Syalfina, A.D. 2014. Permainan Origami Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Prasekolah (3-4 Tahun) Di PAUD Tarbiyatus Shibyan Desa Gayaman Mojoanyar Mojokerto. (KTI D3 Kebidanan). POLTEKKES Majapahit. Mojokerto.

Potter & Perry. 2005. Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, proses dan Praktik. Jakarta: EGC.

Praminta, A.D., Christiani, E. 2014. Pengaruh Kegiatan Menggunting Pola Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Kelompok B di TK Islam Qoshrul Ubudiyah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini. 3(3):1-5.

Purnamasari, N.K.N.,dkk. 2014. Penerapan Metode Demonstrasi Melalui Kegiatan Melipat Kertas (Origami) Untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha. 2(1):1-10.

Rusmil, Kusnandi. 2006. Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: Depkes RI.

Soetjiningsih. 2005. Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC.

Sujiono,B. 2005. Metode Pengembangan Fisik, Jakarta : Universitas Terbuka

Sulistyaningsih, W. 2005. Kesiapan Bersekolah Ditinjau dari Jenis Pendidikan Pra Sekolah Anak dan Tingkat Pendidikan Orangtua. Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi. 1(1):1-7

Sutirna. 2013. Perkembangan dan Pertumbuhan Peserta Didik. Yogyakarta : Andi Offset

Wong, Donna L. 2008. Buku Ajar Keperawatan Pediantrik Cetakan Pertama. Jakarta: EGC.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.