PENGARUH PEMBERIAN ASI NON EKSKLUSIF TERHADAP INSIDEN DIARE PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI PUSKESMAS DINOYO MALANG

Cahyo Nugroho, Ni Luh Putu Eka Sudiwati, Swaidatul Masluhiya AF

Abstract


ASI non eksklusif merupakan tindakan ibu memberikan makanan pendamping ASI kepada bayi sebelum bayi berumur 6 bulan, hal tersebut akan beresiko menimbulkan gangguan pencernaan pada bayi seperti insiden diare karena lambung dan usus belum sepenuhnya matang untuk mencerna laktosa dan tepung yang terkandung dalam Makanan Pendamping ASI. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian ASI non eksklusif terhadap insiden diare pada bayi usia 0-6 bulan di Puskesmas Dinoyo Malang. Desain penelitian mengunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 32 ibu dari bayi usia 0-6 bulan dengan penentuan menggunakan purposive sampling. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah bayi usia 0-6 bulan yang di bawa ibunya ke puskesmas dinoyo malang, ibu yang tinggal di wilayah puskesmas dinoyo malang dan ibu yang menyetujui bayinya untuk menjadi responden sampai akhir penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan keseluruhan (100%) ibu memberikan ASI non eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan dan sebagian besar (84,4%) bayi usia 0-6 bulan mengalami insiden diare. Hasil uji spearman rank didapatkan p value = (0,000) < (0,050) sehingga H1 diterima, artinya ada pengaruh pemberian ASI non eksklusif terhadap insiden diare pada bayi usia 0-6 bulan di Puskesmas Dinoyo Malang. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan ibu memberikan ASI kepada bayi setiap 2-3 jam sekali sampai usia 6 bulan untuk mencegah terjadinya diare.

Non-exclusive breastfeeding is a mother's act of providing complementary feeding to infants before the 6-month-old infant, which may lead to digestive disorders in infants such as diarrhea incidents because the stomach and intestines are not fully ripe to digest lactose and flour contained in the complementary food ASI. The purpose of this study to determine the effect of non-exclusive breastfeeding to incidents of diarrhea in infants aged 0-6 months in Puskesmas Dinoyo Malang. The research design use correlation with cross sectional approach. The sample of the study were 32 mothers from infants aged 0-6 months with determination using purposive sampling. The inclusion criteria in this study were infants aged 0-6 months who were taken by their mother to the dinoyo malang healthy center, mothers who lived in the area of the dinoyo malang health center and the mother who agreed to her baby to be a respondent until the end of the study. Techniques of collecting data using the instrument in the form of questionnaires. Data analysis method that is used is spearman rank test by using SPSS. The results of the study showed that (100%) of mothers gave non exclusive breastfeeding in infants aged 0-6 months and most (84.4%) infants aged 0-6 months experienced diarrhea incidence. Spearman rank test results obtained p value = (0.000) <(0.050) so H1 accepted, meaning there is influence of non exclusive breastfeeding to incident of diarrhea at baby age 0-6 month at Puskesmas Dinoyo Malang. Based on the results of the study is expected to breastfeed mother to the baby every 2-3 hours until the age of 6 months to prevent diarrhea.
Keywords: Non Exclusive Breast Milk; Infant Age 0-6 Month; Diarrhea Incident.

Keywords


ASI Non Eksklusif; Bayi Usia 0-6 Bulan; Insiden Diare

References


Arisman. 2008. Gizi Dalam Daur Kehidupan. Buku Ajaran Ilmu Gizi Edisi 2. Pelembang: EGC

Abdullah, A., Arsunan Arsin dan Lidyawati Dahlan. 2012. Faktor Risiko Diare Shigellosis Pada Anak Balita. Kesmas, Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional. Jurnal Kesmas: Universitas Indonesia. 7 (1). Universitas Indonesia. http://journal.fkm.ui.ac.id/kesmas/article/view/71 diakses tanggal 19 Juni 2017

Adisasmito dan Wiku. 2007. Faktor Risiko Diare Pada Bayi Dan Balita Di Indonesia: Systematic Review Penelitian Akademik Bidang Kesehatan Masyarakat. Jurnal kesehatan 11 (1) http://repository.ui.ac.id/contents/koleksi/2/f099979f9dad58879019cd029556381fb6730c5d.pdf diakses tanggal 19 Juni 2017

Depkes RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013. http://www.riskesdas.litbang.depkes.go.id/laporan2013/ diakses tanggal 18 Desember 2017

Depkes RI. 2015. Profil Kesehatan Indonesia 2015. Jakarta: Kemenkes RI

Dinkes Kota Malang. 2014. Profil Kesehatan Kota Malang Tahun 2014. Dinas Kesehatan Kota Malang

Krisnatuti. 2009. Menyiapkan Makanan Pendamping ASI. Jakarta: Puspa Swara

Maharani dan Oktaviana. 2016. Pemberian Makanan Pendamping ASI Dini Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Bayi umur 0 – 12 bulan di Kecamatan Dampal Utara, Tolitoli, Sulawesi Tengah. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia (ISSN2354-7642) 2 (2). http://ejournal.almaata.ac.id/index.php/JNKI diakses tanggal 17 Desember 2016.

Maryunani, A. 2010. Ilmu Kesehatan Anak Dalam Kebidanan. Jakarta: Trans Info Media.

Notoatmodjo. 2010. Konsep Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.

Nurstyanto dan Muhammad. 2013. Hubungan Antara Pola Pemberian Makanan Dengan Kejadian Diare Bayi Usia 0-6 Bulan Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta. Jurnal Keperawatan 2 (2). http://eprints.ums.ac.id/22743/13/Naskah_Publikasi.pdf diakses tanggal 17 Desember 2017.

Pudiastuti, R. D. 2011. Waspadai Penyakit Pada Anak. Jakarta: Indeks.

Parbantini, D. 2010. Makanan Pendamping ASI. Yogyakarta: Penerbit Andi

Roesli, U. 2009. Mengenal ASI Eksklusif. Jakarta : Trubus Agriwidya

Sasongko, Aditya and Huriah, Titih. 2012. Hubungan Antara Pemberian MP-ASI Dengan Kejadian Diare Pada Bayi Umur 0-6 Bulan Di Kecamatan Pedan Kabupaten Klaten. Jurnal Keperawatan 1 (3). http://digilib.unisayogya.ac.id/704/1/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf diakses tanggal 17 Desember 2017.

Tilong, D. 2014. Penyakit-Penyakit Yang Disebabkan Oleh Makanan Dan Minuman Pada Anak. Jakarta: Laksana


Refbacks

  • There are currently no refbacks.