HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KEAKTIFAN KADER POSYANDU LANSIA DI WILAYAH KELURAHAN JATIMULYO KECAMATAN LOWOKWARU MALANG

Sindi Muthiah Utami, Esti Widiani, Sulasmini Sulasmini

Abstract


Keberhasilan pelaksanaan posyandu tidak lepas dari peran aktif kader sebagai pelaksananya. Keaktifan kader dipengaruhi banyak faktor diantaranya pengetahuan, informasi tentang posyandu, sikap, nilai budaya, kepercayaan, motivasi dan sosial ekonomi. Faktor yang dominan dalam keaktifan adalah motivasi, baik secara internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara motivasi dengan keaktifan kader posyandu lansia di Wilayah Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Lowokwaru Malang. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian terdiri atas 89 responden. Teknik cluster random sampling digunakan dalam pengambilan sampel, sehingga didapatkan sampel sebanyak 73 responden. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus 2018 di posyandu Kelurahan Jatimulyo Malang dengan meggunakan kuesioner, selanjutnya dianalisis dengan uji kolmogorov-smirnov dengan α=0,05. Analisis data didapatkan sebagian besar kader memiliki motivasi cukup baik dan aktif (54,79%). Hasil kolmogorov-smirnov didapatkan p value = (0,000), kemudian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan motivasi dengan keaktifan kader posyandu lansia di Wilayah Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Lowokwaru Malang. Diharapkan peneliti lain dapat mengobservasi langsung sebelum, saat dan setelah pelaksanaan posyandu.

The success of posyandu implementation cannot be separated from the active role of cadres as executors. Cadre activeness is influenced by many factors including knowledge, information about posyandu, attitudes, cultural values, trust, motivation and socio-economic. The dominant factor in activity is motivation, both internally and externally. This study aims to analyze the relationship between motivation and activeness of elderly posyandu cadres in Jatimulyo Urban Village, Lowokwaru Malang District. This study uses adesign cross sectional. The study population consisted of 89 respondents.technique Random cluster sampling used insampling, to obtain a sample of 73 respondents. Data collection was conducted in August 2018 at the Posyandu Malang Jatimulyo Village using a questionnaire, then analyzed by thetest Kolmogorov-Smirnov with α = 0.05. Data analysis showed that most cadres had good and active motivation (54.79%). The results of Kolmogorov-Smirnov was obtained p value = (0.000), then it can be concluded that there is a relationship of motivation with the liveliness of cadres Posyandu in Urban Village Jatimulyo Lowokwaru District Malang. It is expected that other researchers can observe directly before, during and after the implementation of posyandu.
Keywords: Activity, Cadre, Motivation , Posyandu of Elderly.

Keywords


Kader; Keaktifan; Motivasi; Posyandu Lansia

References


Arwina,H.2011.Hubungan Motivasi Intrinsik Dan Ekstrinsik Dengan Kinerja Kader Posyandu DiWilayah Kerja Puskesmas Medan Amplas. http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/31612. Diakses tanggal 08 Juli 2018. 20.30 WIB.

Dinkes Provinsi Riau. 2010. Profil kesehatan Provinsi Riau tahun 2010. http://www.dinkesriau.net. Diakses tanggal 5 februari 2018. 20.25 WIB.

Djuhaeni, Henni, Gondodiputro, Sharon, & Suparman, Rossi. 2010. Motivasi Kader meningkatkan keberhasilan kegiatan posyandu. Majalah Kedokteran Bandung, 42(4), 140-148.

http://journal.fk.unpad.ac.id/index.php/mkb/article/view/26. Diakses tanggal 08 Juli 2018. 20.57 WIB.

Dodo, D. 2009. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keaktifan Kader dalam Pelaksanaan Kegiatan Posyandu di Kelurahan.Jurnal pangan, gizi dan kesehatan. http://www. Kaderposyandu.go.id . Diakses tanggal 08 Juli 2018. 20.37 WIB.

Ivan, Martumbur, Sihombing, Luhut, & Jufri, M. 2014. Analisis Faktor -Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Motivasi Petugas Penyuluh Lapangan Pertanian (Kasus: Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang). Journal Of Agriculture And Agribusiness Socioeconomics, 3(1). https://www.neliti.com/publications/15181/analisis-faktor-faktor-yang-mempengaruhi-tingkat-motivasi-petugas-penyuluh-lapan Diakses tanggal 15 Agustus 2018. 14.13 WIB.

Kemenkes RI. 2011. Pedoman Umum Pengelolaan Posyandu. http://www.promkes.depkes.go.id/index.php/mediaroom/ pedoman-dan buku?download=2:pedoman-umum-posyandu. Diakses tanggal 05 Juli 2018. 19.55 WIB.

Kementrian Kesehatan RI. 2015. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2014. Jakarta: Kemenkes RI.

Ma’rifatul A, lilik. 2011. Keperawatan lansia. Yogyakarta: Graha ilmu.

Nugroho, Haryanto Adi dan Dewi Nurdiana. 2012. Hubungan Atara Pengetahuan Dan Motivasi Kade Posyandu Dengan Keaktifan Kader Posyandu Didesa Dukuh Tengah Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes.

https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/FIKkeS/article/view/221. Diakses tanggal 12 April 2018. 10.15 WIB.

Nuryani, Yulius dkk. 2013. Hubungan Motivasi Terhadap Kinerja Kader Posyandu Di Kelurahan Tangkerang Selatan Pekanbaru. Pekan Baru: Jurnal Keperawatan universitas riau.

https://repository.unri.ac.id/xmlui/bitstream/handle/123456789/4165/MANUSCRIPT%20YULIUS.pdf?sequence=1. Diakses tanggal 12 April 2018. 10.17 WIB.

Priyosaksono, Roy Sembel. 2008. Self Management Series. Jakarta. PT Gramedia.

Rochmawati,Arva.2010.Hubungan Antara Keaktifan Kader Kesehatan Dengan Pengembangan Program Desa Siaga DiKecamatan Masaran Kabupaten Sragen.Universitas Sebelas Maret. https://eprints.uns.ac.id/4197. Diakses tanggal 12 April 2018. 10.35 WIB.

Sulistyorini, Cahyo Isnawati, Sandra Pebrianti, Atikah Proverawati. 2010. Posyandu ( Pos Pelayanan Terpadu ) dan Desa Siaga. Nuha Medika. Yogyakarta.

Suryati B., 2013, Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keaktifan Kader Posyandu Dalam Penanggulangan Diare Balita, Poltekes, Jakarta.

https://www.poltekkesjakarta1.ac.id/file/dokumen/55Ok5%20Keperawatan%20Suryati104-109_Faktor-Faktor%20Yang%20Berhubungan%20Dengan%20%20Keaktifan.pdf. Diakses tanggal 12 April 2018. 10.55 WIB.

Yulifiyanto dan Haryadi Sarjono. 2017. Pengukuran Kinerja Dengan Pendekatan Metode Cut-Off Point.

http://bbs.binus.ac.id/management/2017/08/pengukuran-kinerja-dengan-pendekatan-metode-cut-off-point. Diakses tanggal 2Agustus2018. 09.18 WIB.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.