BURNOUT FULL DAY SCHOOL DENGAN TINGKAT STRES PADA SISWA KELAS X DI SMAK FRATERAN MALANG

Erwin Dundu Tay, Sirli Mardianna Trishinta, Erlisa Candrawati

Abstract


Burnout merupakan keadaan keletihan (exhaustion) fisik dan emosional sehingga menyebabkan stres yang bersumber dari proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara burnout full day school dengan tingkat stres pada siswa kelas X SMAK Frateran Malang. Desain penelitian menggunakan korelatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 61 siswa. Sampel yang digunakan sebanyak 53 orang diambil menggunakan simple random sampling. Analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian ditemukan bahwa lebih dari separuh responden mengalami burnout kategori tinggi yaitu sebanyak 36 responden (67,9%), lebih dari separuh responden memiliki tingkat stress dengan kategori berat yaitu sebanyak 40 responden (75,5%). Analisis chi square dengan nilai signifikan 0,000 (p value ≤ 0,05) yang berarti ada hubungan antara burnout full day school dengan tingkat stres pada siswa kelas X di SMAK Frateran Malang. Kesimpulan semakin tinggi burnout belajar siswa maka semakin berat pula tingkat stres yang dialami siswa. Saran Peneliti selanjutnya diharapkan meningkatkan karakteristik dari responden sehingga menggambarkan fenomena burnout dan stres pada siswa yang belajar pada sistem full day school.
Burnout is a state of physical and emotional exhaustion that causes stress that comes from the learning process. This study aims to determine the relationship between full day school fatigue and stress levels in class X Frateran Malang students. The study design uses correlative. The population in this study was 61 students. The sample used was 53 people taken using simple random sampling. Data analysis using chi square. The results found that more than half of respondents experienced high category burnout of 36 respondents (67.9%), more than half of respondents have stress levels with a heavy category that is as many as 40 respondents (75.5%). Chi square analysis with a significant value of 0,000 (p value ≤ 0.05) which means there is a relationship between burnout full day school with stress levels in class X students at SMAK Frateran Malang. In conclusion the higher the student's fatigue learning, the more severe the stress level experienced by students. Researcher's suggestion is then expected to improve the characteristics of respondents so that they describe the phenomenon of fatigue and stress in students who study in the full-day school system.
Keywords: study; emotional; physical; fatigue; mentality; motivation

Keywords


Belajar; Emosinal; Fisik; Kelelahan; Mental; Motivasi

References


Ali, M. dan M. Asrori. 2011. Psikologi Remaja dan Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara

Alvin, N. 2007. Handling Study Stress : Panduan agar Anda Bisa Belajar bersama Anak-anak Anda. Jakarta : Elex Media Komputindo.

American College Health Association. 2013. American College Health Association-National College Health Assessment II: Reference Group Executive Summary Fall 2013. Hanover, MD: American College Health Association.

Baharuddin. 2009. Pendidikan dan Psikologi Perkembangan. Jakarta: Ar-Ruzz Media,

Desmita. 2010. Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sutarjo, E., D. Arum WMP & Ni.Kt. Suarni. 2014. Efektivitas Teori Behavioral Teknik Relaksasi dan Senam Otak untuk Menurunkan Burnout Belajar pada Siswa Kelas VIII SMP Laboratorium UNDIKSHA Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014.

Enny, N. 2016. Mengungkapkan Bahwa Hubungan Tingkat Stres Kerja Dengan Kinerja Perawat. Jurnal Care Vol. 4, No.1, Tahun 2016

Firmansyah, R. 2012. Efektivitas Teknik Self Instruction Untuk Mereduksi Gejala Kejenuhan Belajar Siswa. Skripsi. Jurusan PPB-FIP UPI.

Hasan, N. 2006. ”Tadris Jurnal Pendidikan Full day school”. Jurusan Tarbiyah STAIN Pamekasan

Muhibbin, S. 2010. Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru. Bandung:PT Remaja Rosdakarya.

Nandamuri, P. P., Gowthami, C. 2011. Sources of Academic Stress –A Study on Management Students. Journal of Management and Science.

Hafifah, N. 2017. Perbedaan Stres Akademik Pada Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Berdasarkan Jenis Kelamin Di Fakultas Kesehatan Universitas

Tribhuwana Tunggadewi Malang. Nursing News Volume 2, Nomor 3, 2017.

Rathakrishnan, B. dan Ismail, R. 2009. Sumber Stres, Strategi Daya Tindak dan Stres yang Dialami Pelajar Universiti Ferlis B. Bullare Bahari. Sabah: Universitas Malaysia.

Slivar, B. 2001. The Syndrome of Burnout, Self-Image, and Anxiety with Grammar School Students. Horizons of Psychology.

Suci, R. R. 2009. Perbedaan Self Regulation Pada Mahasiswa yang Bekerja dan Mahasiswa yang Tidak Bekerja. Jurnal Vol. III No 2 Psikologi Program Studi Psikologi Universitas Paramadina. Jakarta.

Suwarjo & Diana Septi Purnama. 2014. Model Bimbingan Pengembangan Kompetensi Pribadi Sosial Bagi Siswa SMA yang Mengalami Kejenuhan Belajar (Burnout). Universitas Negeri Yogyakarta.

Taufik dan Ifdil. 2013. Kondisi Stres Akademik Siswa SMA Negeri di Kota Padang. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 2337-6740.

Zuni Eka K. & Elisabeth Christiana. 2014. Penerapan Kombinasi Antara Teknik Relaksasi dan Self-Intruction Untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar Siswa Kelas XI IPA 2 SMA Negeri 22 Surabaya. Jurnal BK UNESA, 05 (01), 1- 10.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.