PENURUNAN SENSASI KAKI KANAN AKIBAT DIABETIC PERIPHERAL NEUROPATHY (DPN) PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS (DM)

Serfasius Malo Muda, Swaidatul Masluhiya AF, Neni Maemunah

Abstract


Kadar glukosa darah yang tidak terkontrol dapat memicu komplikasi. Komplikasi yang sering ditemukan pada penderita diabetes mellitus ialah Diabetic peripheral neuropati (DPN). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar gula darah puasa (GDP) dengan Diabetic peripheral neuropati (DPN) pada penderita DM. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi dari penelitian ini sebesar 67 responden penderita DM di Puskesmas Kendalsari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang dengan besar sampel 57 responden. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Data kadar GDP dikumpulkan menggunakan data rekam medik dan data DPN dikumpulkan menggunakan monofilamen. Data dianalisis menggunakan uji Fisher Exact Test dengan nilai P-value =0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa hampir seluruh responden (80,7%) memiliki kadar GDP tidak terkendali ≥126 mg/dL dan sebagian besar responden (61,4%) mengalami DPN pada kaki kanan dengan kategori penurunan sensasi dan sebagian besar responden (63,2%) tidak mengalami DPN pada kaki kiri (normal). Hasil uji statistik didapatkan ada hubungan yang signifikan kadar GDP dengan DPN pada kaki kanan penderita DM di Puskesmas Kendalsari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang (p=0,000; OR= 28,3) dan ada hubungan yang signifikan kadar GDP dengan DPN pada kaki kiri penderita DM di Puskesmas Kendalsari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang (p=0,041; OR=7,7). Penurunan sensasi lebih besar terjadi pada kaki kanan.

Blood glucose levels can trigger complications. A complication that is often found in people with diabetes mellitus is Diabetic peripheral neuropathy (DPN). This study aims to determine the relationship of fasting blood sugar (GDP) with diabetes peripheral neuropathy (DPN) in people with DM. This study uses aresearch design cross sectional. The population of this study was 67 respondents with DM in Kendalsari Public Health Center, Lowokwaru District, Malang City with a sample size of 57 respondents. Samples were taken by simple random sampling technique. Data on GDP levels were collected using medical record data and DPN data were collected using monofilament. Data were analyzed using the Fisher Exact Test with a P-value = 0.05. The results showed that almost all respondents (80.7%) had uncontrolled GDP levels ≥126 mg / dL and most respondents (61.4%) experienced DPN in the right foot with a category of sensation reduction and most respondents (63.2 %) did not experience DPN in the left foot (normal). Statistical test results found that there is a significant relationship between GDP levels with DPN on the right leg of DM sufferers at Kendalsari Health Center, Lowokwaru District, Malang City (p = 0,000; OR = 28.3) and there is a significant relationship between GDP levels and DPN on DM patient's left leg in Kendalsari Health Center, Lowokwaru District, Malang City (p = 0.041; OR = 7.7). A greater decrease in sensation occurs in the right foot.

Keywords: Diabetic peripheral neuropathy (DPN); Fasting blood glucose level (GDP); Diabetes mellitus (DM); Monofilament;Sensation

Keywords


Diabetic peripheral neuropati (DPN); Kadar glukosa darah puasa (GDP); Diabetes mellitus (DM); Monofilamen; Penurunan Sensasi

References


Adamo DE, Taufiq A. 2011 Establishing hand preference: Why does it matter? Hand. 6(3):295–303. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3153632/. Diakses 2 November 2019

Baehr M, Frotscher M. 2017 Diagnosis Topik Neurologi DUUS: Anatomi, Fisiologi, Tanda, Gejala. 5th ed. Lestari WA, editor. Jakarta: EGC. https://ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/JGK/article/view/251.

Cuaderes E, Deshea L, Lamb WL. 2014 Weight-Bearing Exercise and Foot Health in Native Americans. Care Manag Journals, 15(4):184–95. http://openurl.ingenta.com/content/xref?genre=article&issn=1521-0987&volume=15&issue=4&spage=184 Diakses 10 November 2019.

Desnita, Ria. 2017. Hubungan Derajat Neuropati Dengan Keseimbangan Fungsional Pada Pasien Neuropati Diabetik. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 2 (2). https://www.researchgate.net/publication/322928608_Hubungan_Derajat_Neuropati_Dengan_Keseimbangan_Fungsional_Pada_Pasien_Neuropati_Diabetik

Denny,O. 2014. Kepatuhan minum obat diabetes pada pasien diabetes melitus tipe 2. Skripsi. Fakultas ilmu keperawatan. Universitas Indonesia. http://www.digilib.ui.ac.id/naskahringkas/2016-09/S56361-Denny%20Oktadiansyah Diakses 24 juni 2019.

Ernawati. 2013. Penatalakanaan Keperawatan Diabetes Mellitus Terpadu: Dengan Penerapan Teori Keperawatan Self Care Orem. Jakarta, Penerbit Mitrawacana Media,Hal 5-20. http://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=992311 Diakses 7 September 2019.

Fadilah, N. A., Saraswati, L. D., & Adi, M. S. 2016. Gambaran karakteristik dan faktorfaktor yang berhubungan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 pada wanita (studi di RSUD Kardinah Kota Tegal). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(1), 176–183. https://www.google.com/search?q=Rahmawati+dan+hargono+faktor+dominan+terjadi+neuropati&rlz=1C1CHWL_enID847ID847&oq=Rahmawati+dan+hargono+faktor+dominan+terjadi+neuropati&aqs=chrome..69i57.18045j1j7&sourceid=chrome&ie=UTF-8#10 November 2019

Ferri, FF. 2015. Ferri's Clinical Advisor 2015. Diabetes Mellitus Elsevier Inc Husain. Diakses 24 juni 2019.

Hutapea, S. F., Kembuan, A. H. N. M., & Maja, J. P. S. 2016. Gambaran klinis neuropati pada pasien diabetes melitus di Poliklinik Neurologi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou periode Juli 2014 – Juni 2015. Jurnal EClinic, 4(1), 1–5. 10 November 2019.

Lathifah, N.L. 2017 Hubungan Antara Karakteristik Penderita, Durasi penyakit, Keteraturan Periksa, dan Kadar Gula Darah dengan Keluhan Subjektif Pada Penderita Diabetes Melitus tipe 2.Skripsi.Surabaya, Universitas Airlangga. https://e-journal.unair.ac.id/JBE/article/view/4781 Diakses 24 juni 2019.

Infodatin. 2018. HARI DIABETES SEDUNIA. http//www.depkes.go.id/resouces/download/pusdatin/hari-diabetes-sedunia-2018.pdf.Diakses 14 juni 2019.

International Diabetes Federation. 2015. IDF Diabetes Atlas 7th Edition. Brussels: International Diabetes Federation. http://www. diabetes atlas. org/. Diakses 7 juli 2019.

International Diabetes Federation (IDF). 2017. IDF Diabetes Atlas (8th Edition).www.diabetesatlas.org. Diakses 10 juli 2019.

Matasak, 2018. Hubungan Kadar Hba1c Dengan Neuropati Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Poliklinik Kimia Farma Husada Sario Manado. (6) 1. Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/article/download/19530/19081 Diakses 3 September 2019.

Melanie A. 2014. Gender differences in the onset of diabetic neuropathy. J Diabetes Complications.; 22(3):83–7. http://www.jdcjournal.com/article/S1056-8727(07)00074-8/pdf.

Meidikayanti, W., & Wahyuni, C. U. 2017. Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup Diabetes melitus tipe 2 di puskesmas pademawu. Jurnal Berkala Epidemiologi, 5(2), 240–252. Diakses 10 November 2019. https://doi.org/10.20473/jbe.v5i2.2017.240- 252

Ndraha, S. 2014. Diabetes Melitus Tipe 2 dan Tatalaksanan terkini. Departemen Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Krida Wacana, Jakarta. 27(2),9-16. https://studylibid.com/doc/180222/diabetes-melitus-tipe-2-dan-tatalaksana-terkini Diakses 24 juni 2019

Pernama, H. 2013. Komplikasi Kronik dan Penyakit Penyerta pada Diabetes. Bandung: Division of endocrinology and metabolism department of internal medicine padjadjaran University Medical school/Hasan Sadikin Hospital. https://www.google.com/search+Komplikasi+Kronik+dan+Penyakit+Penyerta+pada+Diabetes&oq=Pernama%2C+H.+2013.+Komplikasi+Kronik+dan+Penyakit+Penyerta+pada+Diabetes. Diakses 24 juni 2019.

Purwanti, O. S. 2012. Hubungan faktor resiko neuropati dengan kejadian ulkus kaki pada pasien diabetes mellitus di RSUD Moewardi Surakarta. Jurnal Keperawatan. Prosiding Seminar Ilmiah Nasional Kesehatan , ISSN: 2338-2694. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/3403 /19.%20OKTI.pdf?sequence. Diakses tanggal 12 september 2019.

Rahmawati Arini, Hargono Arief 2018. FAKTOR DOMINAN NEUROPATI DIABETIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2, 6(1) 60-68 http://journal.unair.ac.id/index.php/JBE/

Rana H. Harsari, 2018. Hubungan Status Gizi dan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. (6) No. 2, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya,Indonesia. https://media.neliti.com/media/publications/261438-none-2e266c68.pdf

RISKESDAS. 2018. Hasil utama Riset Kesehatan Dasar Provinsi Jawa Timur tahun 2018.http://www.dinkes.kedirikab.go.id/konten/uu/22033-hasil-riskesdas-jatim-2018.pdf. Diakses 25 juni 2019.

Rosyida K., Safitri, NSD. 2016 Gambaran Neuropati Perifer di Semarang: Studi Cross-sectional. Jurna Luka Indonesia. 2(3): 137-143. http://eprints.undip.ac.id/49953/2/SKRIPSI_KHANA_ROSYIDA.pdf 2 September 2019

Semana, A., Baharuddin, & Rufaidah. 2013. Faktor-faktor yang berhubungan dengan komplikasi diabetes melitus di ruang interna di RSUP DR. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(5), 15– 21. http://journal.unair.ac.id/index.php/JBE/

Stanifer, J. W., Cleland, C. R., Makuka, G. J., Egger, R., Maro, V., Maro, H., Barengo, C. 2016. Prevalence, risk factors, and complications of diabetes in the Kilimanjaro Region : a population-based study from Tanzania. PLoS ONE, 11(10), 1–13. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0164428 Diakses 10 November 2019

Suyanto, & Susanto, A. 2016. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian neuropati perifer diabetik. Jurnal Keperawatan dan Pemikiran Ilmiah, 2(6), 1–7. http://journal.unair.ac.id/index.php/JBE/

Subekti I., 2009. Buku Ajar Penyakit Dalam: Neuropati Diabetik, Jilid III, edisi 4, Jakata: FK UI pp. 1948. https://scholar.google.co.id/citations?user=fUqOJXcAAAAJ&hl=idDiakses 22 juli 2019.

Tanhardjo, J., Pinzon, R. T., & Sari, L. K. 2016. Perbandingan rerata kadar HbA1c pada pasien diabetes melitus dengan neuropati dan tanpa neuropati sensori motor. Berkala Ilmiah Kedoteran Duta Wacana, 1(2), 127–136.

Waspadji S. 2014 Komplikasi Kronik Diabetes: Mekanisme Terjadinya, Diagnosis, dan Strategi Pengelolaan. In: Setiati S, Alwi I, Sudoyo AW, Simadibrata K M, Setyohadi B, Syam AF, editors. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. VI. Jakarta: InternaPublishing;. p. 2359–66. http://journal.unair.ac.id/index.php/JBE/ Diakses 10 November 2019

World Health Organization 2016. Global and Report on Diabetes. http://www.who.int/abaut/licensing/%5Cnhttp://apps.who.int/iris/bitstream/10665/204871/1/9789241565257¬_eng.pdf. Diakses 23 juni 2019.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.