MEKANISME KOPING DENGAN BURNOUT CAREGIVER DI PANTI WHERDA PANGESTI DAN GRIYA ASIH LAWANG KABUPATEN MALANG

Marselinus Nani, Yanti Rosdiana, Ragil Catur Adi W.

Abstract


Perilaku koping caregiver merupakan hasil dari ketahanan diri dalam memecahkan dan masalah. Koping yang adaptif sangat di butuhkan dalam menghadapi beban kerja yang di rasakan. Apabilah perawat menggunakan koping yang adaptif, maka tidak adkan menimbulkan kejenuhan yang berakibat kesakitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan burnout caregiver di panti wherda pangesti dan griya asih lawang kabupaten malang. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Teknik sampling menggunakan accidential sampling dengan sample sebanyak 48 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Data analisis mengunakan uji chi square. Dengan tingkat signifikan 0,05. Hasil penelitian di dapatkan bahwa lebih dari separu (72,9%) responden memiliki mekanisme koping maladaptif. Lebih dari separu (56,2%) responden memiliki bournout pada kategori tinggi. Hasil uji chi square di dapatkan α= 0,001 yang artinya terdapat hubungan mekanisme koping dengan burnout caregiver di panti wherda pangesti dan Griya Asih Lawang Kabupaten Malang. Caregiver perlu memotivasi diri sendiri dengan penggunaan koping yang positif dalam bekerja sehingga dapat menurunkan terjadinya bournout yang berakibat stressor. Peneliti selanjutnya perlu meneliti factor-faktor pemicu terjadinya bournut pada caregiver.

Koping mechanism is a process for individuals trying to manage a stressful state, by doing an act of constant cognitive change and behavioral efforts to overcome burnout. Effective coping can help individuals adapt to prolonged boredom and stress. This study aims to determine the relationship of coping mechanisms with burnout caregiver in caring for the elderly in Panti Wherda Nursing Home and Griya Asih Lawang Malang Regency. The study design uses cross sectional. Sampling technique uses total sampling with a sample of 48 respondents. Data collection using a questionnaire. Data were analyzed using Chi Square test with a significant level of 0.05. The results showed that more than half of the (72.9%) respondents had a maladaptive coping mechanism. More than half of (56.2%) respondents had bournouts in the high category. Chi Square.test results obtained (p = 0.001), which means there is a relationship between the coping mechanism with bournout caregiver in caring for the elderly at the Pheresti Wherda Nursing Home and Griya Asih Lawang Malang Regency. Caregivers need to motivate themselves by using positive coping at work so as to reduce the occurrence of bournouts that result in stressors.

Keywords: Burnout; Caregiver; coping Mechanism

Keywords


Kelelahan; Emosional; Fisik; Psikologis

References


Anneke, L., Endarwati, R. 2009. Penentuan Validitas dan Reli abilitas The Zarit Burden Interview untuk Menilai Beban Caregiver dalam Merawat Usia Lanjut dengan Disabiltas. Thesis. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Bare BG., Smeltzer SC. 2011. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta : EGC. Hal : 45-47.

Dorland. 2012. Dorland’s Illustrated Medical Dictionary. 32nd ed. Philadelphia: Elsevier Saunders; 2012. p. 252-254, 403-407.

Friedman. 2010. Buku Ajar Keperawatan Keluarga. Jakarta: EGC

Grace Jinny Mundung. 2019. Hubungan Mekanisme Koping dengan Stres Kerja Perawat di RSU GMIM Bethesda Tomohon .e -journal Keperawatan (e-Kp) Volume 7 Nomor 1,2019

King, Laura. 2010. Psikologi Umum. Jakarta : Salemba Humanika.

Kristna Adi Nugraha, 2017. Kecerdasan Emosional dan Coping Caregiver Pada Pasien Stroke Hemoragik Di Rsud Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.. Jurnal Keperawatan Global, Volume 2, No 2. 2017

Munthe, Y. M. 2014. Mekanisme Koping Perawat Terkait Konflik Yang Terjadi di Tempat Kerja Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Djasamen Saragih Pematang Siantar.

Nasir, Abdul dan, Abdul Muhith. 2011. Dasar-dasar Keperawatan jiwa. Pengantar dan Teori. Jakarta: Salemba Medika

Nevi, Seniati, L., Nurdjajadi, R.D. 2015. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Burnout pada Tenaga Penjual. Jurnal Phronesis. Vol. 7, No. 2. Diunduh pada 10 Januari 2019.

Puspa Ayu Maharani Akde Triyoga. 2012. Kejenuhan Kerja (Burnout) Dengan Kinerja Perawat Dalam Pemberian Asuhan Keperawatan. Jurnal STIKES Volume 5, No. 2, Desember 2012

Rizka, Z. 2013. Sikap Terhadap Pengembangan Karir dengan Burnout padaKaryawan.Malang: Universitas Muhammadiyah Malang. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan.Vol. 01, No. 02

Reggiana Sarastya. 2018. Hubungan Beban Kerja terhadap Mekanisme Koping Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau. JOM FKp, Vol. 5 No. 2. 2018

Sunarto. 2012. Pengertian prestasi belajar. Fasilitator idola Diakses dari laman Web tanggal 15 Maret 2019 dari: http: //sunartombs. wordpress. com/ 2015 / 03/ 05/ pengertian -prestas-belajar.

Sutjipto. 2014. Apakah Anda Mengalami Burnout. Jakarta: http://www. depdiknas. go.id/jurnal.htm.

Subroto, K.W.E., 2009. Evaluasi Efektivitas Pelaksanaan Kepmenkes RI No.1204/Menkes/SK/10/2004 Tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit di RSUD Jayapura. Tesis S2, IKM-UGM. Yogyakarta

Yeni Mulyani . 2017. Hubungan Mekanisme Koping dengan Stres Kerja Perawat IGD dan ICU di RSUD Ulin Banjarmasin . Al-Ulum : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora Volume 3 Nomor 2, Oktober 2017


Refbacks

  • There are currently no refbacks.