FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL (SPO) PENCEGAHAN RESIKO JATUH DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PANTI WALUYA MALANG

Pipit Maya Santi, Neni Maemunah, Ani Sutriningsih

Abstract


Kejadian pasien jatuh di Rumah Sakit Panti Waluya masih cukup tinggi yang disebabkan karena perawat kurang patuh dalam melaksanakan penerapan Standar Prosedur Operasional (SPO) pencegahan pasien jatuh. Dalam hal ini kepatuhan perawat dalam melaksanakan Standar Prosedur Operasional (SPO) pencegahan pasien jatuh merupakan sesuatu yang wajib diterapkan oleh perawat di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepatuhan perawat dalam melaksanakan Standar Prosedur Operasional (SPO) pencegahan pasien jatuh. Design penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua perawat pelaksana di ruang rawat inap dewasa sebanyak 161 orang. Sampel sebanyak 115 orang ditentukan dengan teknik Cluster Random Sampling. Uji bivariat menggunakan uji chi-square dan Analisis data menggunakan uji Regresi Logistik. Dari hasil uji bivariat didapatkan usia (p=0,341), jenis kelamin (p=0,262), status pernikahan (p=0,215), masa kerja (p=0,693), pendidikan (p=0,783), pengetahuan (0,000), sikap (p=0,000) dan supervisi(p=0,665). Faktor yang berpengaruh terhadap kepatuhan perawat dalam melaksanakan Standar Prosedur Operasional (SPO) pencegahan pasien jatuh yaitu Pengetahuan (p=0,000) dan Sikap (p=0,000).Dari hasil analisa multivariat didapatkan faktor yang paling dominan adalah Sikap dengan (OR=16,734). Direkomendasikan bagi pihak rumah sakit agar membuat kebijakan organisasi dengan memberlakukan sistem punish and reward kepada perawat sesuai dengan kinerjanya dalam pelaksanaan standar prosedur operasional (SPO) pencegahan resiko jatuh.

The incidence of patients falling at the Panti Waluya Hospital is still quite high due to nurses not being obedient in implementing the implementation of Standard Operating Procedures (SPO) to prevent falling patients. In this case nurses' compliance in implementing Standard Operating Procedures (SPO) for preventing falling patients is something that must be applied by nurses in hospitals. The purpose of this study was to determine the factors that influence nurses' compliance in implementing Standard Operating Procedures (SPO) to prevent falling patients. The study design uses descriptive analytic with cross sectional approach. The population is all 161 nurses in the inpatient ward. A sample of 115 people was determined by the Cluster Random Sampling technique. Bivariate test uses chi-square test and data analysis uses logistic regression test. From the bivariate test results obtained age (p = 0.341), sex (p = 0.262), marital status (p = 0.215), years of service (p = 0.693), education (p = 0.783), knowledge (0,000), attitude ( p = 0,000) and supervision (p = 0.665). Factors that influence nurses' compliance in implementing Operational Procedure Standards (SPO) for preventing falling patients are Knowledge (p = 0,000) and Attitude (p = 0,000). From the results of multivariate analysis found the most dominant factor is Attitude with (OR = 16,734). It is recommended for hospitals to make organizational policies by implementing a punish and reward system for nurses in accordance with their performance in the implementation of standard operational procedures (SPO) to prevent the risk of falling.

Keywords : Patient Safety, Standard Operating Procedure (SPO) Prevention of Fall Patients

Keywords


Keselamatan Pasien; SPO Resiko Jatuh

References


Aryati, Tini. 2016. Hubungan Karakteristik Perawat Dengan KepatuhanPenerapan Prosedur Keselamatan Pasien Di Instalasi Rawat Inap RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. http://perpusnwu.web.id/karyailmiah/documents/4808.pdf

Azwar, S. 2005. Sikap Manusia : Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Cahyono, J.B 2008. Membangun Budaya Keselamatan Pasien Dalam Praktik Kedokteran. Yogyakarta: Kanisius

Depkes & KKP-RS. 2008. Pedoman pelaporan insiden keselamatan pasien (IKP). (Edisi2).Jakarta: The Auhor.

Depkes & KKP-RS. 2011 Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia. No.1691/Menkes/Per/VIII/2011, tentang keselamatan pasien.

Elizabeth. 2010. Pelaksanaan Standar Prosedur Operasional: Identifikasi Resiko Pasien Jatuh Dengan Menggunakan Skala Jatuh Morse Di Rumah Sakit “A” Bandung (Journal).https://www.academia.edu/12059194/pelaksanaan_standar_prosedur_operasional_identifikasi_resiko_pasien_jatuh_dengan_menggunakan

Gibson, Ivancevich, Donnelly. 1996. Organisasi, Perilaku, Struktur, Proses. Bina Rupa Aksara. Jakarta.

Harus, B. D., Sutriningsih, A. 2015. Pengetahuan Perawat Tentang Keselamatan Pasien Dengan Pelaksanaan Prosedur Keselamatan Pasien Rumah Sakit (KPRS) di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Jurnal Care, Vol. 3 No.1 hal 25-32 https://jurnal.unitri.ac.id/index.php/care/article/view/300

Lestari, C. E., & Rosyidah. 2011. Analisis Kepatuhan Perawat pada Standar Asuhan Keperawatan di Unit Rawat Inap kelas III RSU PKU MUHAMMADIYYAH BANTUL YOGYAKARTA 2010. KES MAS ISSN 1978-0575, vol. 5.

Maryam, D., Nurrachmah, dan Hastoto, S. P., 2009. Hubungan Penerapan Tindakan Keselamatan Pasien oleh Perawat Pelaksana dengan Kepuasan pasien di RSU Soetomo Surabaya. Diunduh dari

http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:SOJFoJkYW0J:lib.ui.ac.d/abstrakpdf%3Fid%3D124691%26lokasi%3Dlokal+&cd=1&hl=en&ct=clnk pada tanggal 22 September 2018

Notoatmodjo, Soekidjo. 2003. Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2013. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta

Notoatmodjo. S., 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta

Nurhasanah. 2010. Analisis Hubungan Karakteristik Individu, Organisasi, dan Budaya dengan Perilaku Patient Safety pada Perawat di RS Tria Dipa Jakarta Tahun 2010. Tesis. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Nursalam. 2014. Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional. Edisi 4. Jakarta: SalembaMedika

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No1691/Menkes/Per/VIII/2011 tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit. Diunduh dari http://www.hukor.depkes.go.id/up_prod_permenkes/ tanggal 19 September 2018

Person, K.B., Andrew, F.C. 2011. Evidence-based Falls Prevention in Critical Acces Hospitals. Felx menitoring team.

The Joint Commission 2015. Sentinel Alert Event: Preventing falls and fall-related injuries in health care facilities. Diunduh dari https://www.jointcommission.org/sea_issue_55/ pada tanggal 22 September 2018

The Joint Commission 2015. National Patient Safety Goals Effective January 1, 2015: Nursing Care Center Accreditation Program. Diunduh dari www.Jointcommission.org/assets/1/6/2015NPSG_NCC.pdf pada tanggal 19 September 2018

Wilkinson, J. M., 2011. Buku Saku Diagnosis Keperawatan: Diagnosis NANDA, Intervensi NIC, Kriteria Hasil NOC. Edisi 9. Jakarta: EGC.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.