ANALISIS FAKTOR RESIKO TERJADINYA STROKE DI RS PANTI WALUYA MALANG

Buari Buari, Tavip Dwi Wahyuni, Dudella Desnani Firman Yasin

Abstract


ABSTRAK

Stroke merupakan kelainan fungsi otak yang timbul mendadak yang disebabkan karena terjadinya gangguan peredaran darah otak dan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Stroke paling sering menyebabkan cacat berupa kelumpuhan anggota gerak, gangguan bicara, proses berpikir daya ingat, dan bentuk-bentuk kacacatan yang lain sebagai akibat gangguan fungsi otak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor resiko terjadinya stroke di RS. Panti Waluya Malang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien stroke yang dirawat di RS Panti Waluya Sawahan Malang pada tanggal 18 Juni-18 Juli 2017 sebanyak 97 orang. Tehnik sampling penelitian ini dengan teknik accidental sampling. Analisa data menggunakan uji statistik regresi logistic ganda dengan derajat kemaknaan 0,25. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan faktor resiko yang tidak dapat dimodifikasi yang mempengaruhi kejadian stroke di RS Panti Waluya Malang adalah jenis kelamin (p = 0,092), usia (p=0,090) dan faktor resiko yang dapat dimodifikasi adalah DM (p = 0,034), hipertensi (p= 0,124), alkohol (p= 0,997) dan DM merupakan faktor resiko yang sangat dominan pengaruhnya terhadap kejadian stroke. Rekomendasi penelitian berikutnya agar meneliti faktor risiko stroke seperti hipertensi, DM, pola hidup sehat dan keteraturan kontrol ke rumah sakit.

ABSTRACT

Stroke is a brain function abnormalities that arise unexpectedly caused due to circulatory disorders of the brain and can happen to anyone and at any time. Stroke most commonly cause defects in the form of paralysis of the limbs, impaired speech, memory, thought processes and kacacatan forms of the other as a result of impaired brain function. This research aims to analyze the risk factors for the occurrence of stroke in Panti Waluya Hospital. This research uses descriptive analytic design with cross sectional approach method. The population is all of the stroke patients who were treated at Panti Waluya Hospital on 18 June-18 July 2017 as much as 97 people. The sampling technique is to accidental sampling-taking techniques. Analyze data using logistic regression statistikal tests with double degrees of significance of 0.05. Based on the research results obtained are not risk factors can be modified which affect the incidence of stroke in the Panti Waluya Hospital at Malang was gender (p = 0.028) and modifiable risk factor is diabetes melitus (p = 0.027), whereas hypertension risk factor being cofounding and diabetes melitus is the dominant risk factor for its effects on the incidence of stroke.
Keywords: risk factors for stroke risk factors; causes a very dominant

Keywords


Faktor resiko penyebab stroke; faktor resiko yang sangat dominan

References


American Heart Association (AHA). 2017. Understanding Blood Pressure Readingshttp://www.heart.org/HEARTORG/Conditions/HighBloodPressure/GettheFactsAboutHighBloodPressure/Understanding-Blood-Pressure-Readings_UCM_301764_Article.jsp. Diakses pada 18 maret 2017

American Stroke Asociation (ASA). 2017. UnderstandingStrokeRiskhttp://www.strokeassociation.org/STROKEORG/AboutStroke/UnderstndingRisk/UnderstandingStrokeRisk_UCM_308539_SubHomePage.jsp.

Diakses pada 22 maret 2017

Caplan LR, Goldszmidt AJ 2013. Stroke Esensial. Jakarta: Indeks.

Dourman, Karel. 2013. Waspadai Stroke Usia Muda. Jakarta: Cerdas Sehat

Ghani, L., Mihardja, L.K., dan Delima. 2016. Faktor Risiko Dominan Stroke di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan. Vol 44 No. 1, Maret 2016: 49-58.

Isparyanto, W. 2006. Penyakit jaringan pendukung gigi (periodontal disease) sebagai faktor risiko stroke iskemik.http://digilib.litbang.depkes.go.id/go.php?id=jkpkbppk-gdl-res-2007 winangkuis-2348&q= stroke Diakses pada 17 Maret 2017.

Kemenkes RI. 2013. Laporan Hasil Riskesdas. www.depkes.go.id. Diakses pada maret 2017.

PERDOSSI. 2011. Guidline Stroke.Jakarta : ISBN

Riyadina, W. danRahajeng, E. 2013. Determinan Penyakit Stroke. FKM UI.

Sitorus, R.J., Hadisaputro, S., dan Kustiowati, E. 2010. Faktor-faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Stroke pada Usia Muda Kurang dari 40 Tahun di Rumah Sakit di Kota Semarang.(http://esprint.undip.ac.id/6482/1/Rico_Januar_Sitorus.pdf). Diakses pada 20 maret 2017

Wayunah, M. Saefulloh. 2016. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan kejadian stroke di RSUD Indramayuhttp://e.upi.edu/index.php/JPKI/article/view/4741. Diakses pada 21 maret 2017

World Health Organization (WHO). 2014Non-communicable disease surveillance and prevention in South-East Asia Region. Indiahttp://www.searo.who.int/entity/noncommunicable_diseases/documents/en/. Diakses pada 22 maret 2017


Refbacks

  • There are currently no refbacks.