HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DENGAN TIMBULNYA PENYAKIT SCABIES PADA SANTRI

Rico Saputra, Wahidyanti Rahayu H., Ronasari Mahaji Putri

Abstract


Fenomena santri yang tinggal di pesantren pernah mengalami scabies, hal itu terjadi karena kebiasaan kurang menjaga personal hygiene, menjaga lingkungan, dan menjaga asupan nutrisi mereka serta malas menjaga kebersihan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan PHBS dengan kejadian scabies pada santri di Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional menggunakan teknik simple random sampling. Subjek penelitian ini dengan populasi sebanyak 243 santri dan didapatkan sampel 151 santri yang memenuhi kriteria inklusi seperti bersedia menjadi responden, bisa membaca dan menulis, minimal 1 tahun di pondok Pesantren Bahrul Maghfirah Malang dan remaja awal yang berumur 10 – 14 tahun di Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar wawancara. Analisa data menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukan bahwa 71 responden (56%) mempunyai tingkat PHBS cukup dan memiliki penyakit scabies sebanyak 70 responden (55%). Disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara PHBS dengan timbulnya penyakit Scabies pada santri di Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang. Saran yang direkomendasikan untuk peneliti selanjut nya untuk menggunakan sampel lebih banyak tidak hanya pada remaja awal tetapi mencakup seluruh santri yang berada di Pesantren dan lebih memfokuskan pada PHBS atau scabies agar hasil lebih aktual.

ABSTRACT

The phenomenon of santri who lived in pesantren had experienced scabies, it happened because of the habit of not maintaining personal hygiene, protecting the environment, and maintaining their nutritional intake and being lazy to maintain cleanliness. The purpose of this study was to determine the relationship between PHBS and the incidence of scabies in santri at Bahrul Maghfiroh Islamic Boarding School Poor. This study uses a cross sectional approach using simple random sampling technique. The subject of this study was a population of 243 students and a sample of 151 students who met the inclusion criteria such as being willing to be a respondent, able to read and write, at least 1 year at the Bahrul Maghfirah Islamic boarding school in Malang and early teenagers aged 10-14 at the Bahrul Maghfiroh Islamic Boarding School in Malang . The research instrument uses questionnaires and interview sheets. Data analysis uses Spearman rank test. The results showed that 71 respondents (56%) had sufficient PHBS levels and had scabies as many as 70 (55%) respondents. It was concluded that there was a significant relationship between PHBS and the onset of Scabies in students at the Bahrul Maghfiroh Islamic Boarding School in Malang. Suggestions recommended for further researchers to use more samples not only in early adolescents but include all students who are in Pesantren and focus more on PHBS or scabies for more actual results.

Keywords : Pesantren; PHBS; Santri; Scabies.

Keywords


Pesantren; PHBS; santri; scabies.

Full Text:

PDF

References


Azizah, U. 2012. Hubungan Antara Pengetahuan Santri Tentang Phbs Dan Peran Ustadz Dalam Mencegah Penyakit Skabies Dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Skabies. repository.unej.ac.id/handle/123456789/23635. Diakses pada tanggal 1 september 2018.

Candrawati, E., & Widiani, E. 2015. Pelaksanaan Program Uks Dengan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Siswa Sekolah Dasar Di Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang. Jurnal CARE. 3(1). https://jurnal.unitri.ac.id/index.php/care/article/ view/299. Diakses pada tanggal 1 september 2018.

David, 2010. Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta : Bina Rupa aksara

Depkes RI . 2006. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Jakarta : Bakti Husada

Depkes RI. 2007. Cegah dan Hilangkan Penyakit ‘Khas’ Pesantren. Jakarta: Bakti Husada

Djuanda, A. 2006.Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin Edisi Keempat. Cetakan ketiga. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Djuanda, A. 2007. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin Edisi Kelima. Cetakan kedua. Jakarta : FKUI

Fatmawati, T. Y. 2016. Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Santri Pondok Pesantren As’ad Dan Pondok Pesantren Al Hidayah. https://online-journal.unja.ac.id /index.php/jpj/article/view/3743. /. Diakses pada tanggal 3 September 2018.

Furwanto, R., Zulfitri, R., & Hasanah, O. 2013. Hubungan Status Sosial Ekonomi Dengan Penerapan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Tatanan Rumah Tangga.https://repository.unri.ac.id/xmlui/bitstream/handle/123456789/19 51/pdf%20roby.pdf?sequence=1. Diakses pada tanggal 3 september 2018.

Handoko R P. 2010. Skabies dalam Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin (Edisi keenam), Badan Penerbit FKUI. Jakarta. 122-125.

Haningsih S. 2008. Peran strategis pesantren, madrasah, dan sekokah Islam di Indonesia. Jurnal Pendidikan Islam. El Tarbawi. 1:1.

Ismail, T.S., 2015. Hubungan Higiene Perorangan, Sanitasi Lingkungan dan Riwayat Kontak Dengan Kejadian Skabies. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 10 (1), pp.38-46.

Kemenag RI. 2011 .Direktori Pondok Pesantren : Data Pondok Pesantren. http://pendis.kemenag.go.id/index.php?a=artikel&id2=statponpes2009#.WGbZLLmYtrQ,. Diakses pada tanggal 20 januari 2018.

Ma’rufi I, Keman S, & Notobroto HB. 2005. Faktor sanitasi lingkungan yang berperan terhadap prevalensi penyakit skabies studi pada santri di pondok pesantren kabupaten Lamongan. Jurnal kesehatan lingkungan 2, 11 – 18.

Ma'rufi, Isa, dkk. 2005. Faktor Sanitasi Lingkungan yang Berperan terhadap Prevalensi Penyakit Skabies. Jurnal Kesehatan Lingkungan. 2(1) : 11-18.

Muafida, N., Santoso, I. & Darmiah, D., 2017. The Relation of Personal Hygiene with The Incidence of Scabies at Al Falah Male Boarding School Students Sub-district of Liang Anggang in the Year 2016. Journal of Health Science and Prevention. 1(1). pp.1-9.

Mayrona, c. T., Subchan, p., & Widodo, a. 2018. Pengaruh Sanitasi Lingkungan Terhadap Prevalensi Terjadinya Penyakit Scabies Di Pondok Pesantren Matholiul Huda Al Kautsar Kabupaten Pati. Jurnal kedokteran diponegoro. 7(1) : 100-112.

Nugroho, S. H. 2012. Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dengan Kejadian Skabies Pada Santri Mukim Di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang. eprints.umm.ac.id/29836/. Diakses pada tanggal 1 september 2018.

Nuraini, N., & Wijayanti, R. A. 2016. Hubungan Jenis Kelamin Dan Tingkat Pegetahuan Dengan Kejadian Skabies Di Pondok Pesantren Nurul Islam Jember. https://publikasi.polije.ac.id/index.php/prosiding/article/view/216. Diakses pada tanggal 1 september 2018.

Putri, B. S. S. A., & Ani, M. 2011. Hubungan Higiene Perseorangan, Sanitasi Lingkungan Dan Status Gizi Terhadap Kejadian Skabies Pada Anak. eprints.undip.ac.id/32881/1/Btari_Sekar.pdf. Diakses pada tanggal 1 september 2018.

Raqith,H. 2007. Hidup sehat Cara Islam. Bandung: Marja.

Rohmawati. 2010. Beberapa Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantran Nurul Hikmah Jatisawit Bumiayu Brebes. Skripsi. Semarang. UNDIP.

Rompas, R., Ismanto, A. Y., & Oroh, W. 2018. Hubungan Peran Orang Tua Dengan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Anak Usia Sekolah Di Sd Inpres Talikuran Kecamatan Kawangkoan Utara. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php /jkp/article/view/19484. Diakses pada tanggal 1 september 2018.

Sajida, Agsa., 2012. Hubungan Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan dengan Keluhan Penyakit Kulit di Kelurahan Denai Kecamatan Medan Denai Kota Medan Tahun 2012. Skripsi Penelitian. Medan: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

Santoso, M. 2017. Hubungan Kebersihan Diri Dengan Kejadian Skabies Pada Santri Di Pondok Pesantren Darussalam Desa Ngadisono Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo. perpusnwu.web.id/karyailmiah/documents /5653.pdf. Diakses pada tanggal 21 januari 2018.

Silalahi, V., & Putri, R. M. 2018. Personal Hygiene Pada Anak SD Negeri Merjosari. Jurnal Akses Pengabdian Indonesia. 2(2). https://jurnal.unitri.ac.id/index.php/japi/article/view/821. Diakses pada tanggal 1 september 2018.

Sistri, S. Y. 2013. Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Skabies Di Pondok Pesantren As-Salam Surakarta 2013. eprints.ums.ac.id/27741/21/ NASKAH_PUBLIKASI.pdf. Diakses pada tanggal 1 september 2018.

Stone, S.P., Jonathan N.G., Rocky E.B., 2008, In: Fitzpatrick,s Dermatology in General Medicine. 7th ed. New York: McGraw-Hill, pp. 2030-31.

T. Sembel, Dantje, 2009, Etomologi Kedokteran, jilid IX. Yogyakarta : Andi. hal 191.

Widuri, N. A., Candrawati, E., & AF, Masluhiya, Swaidatul. 2017. Analisis Faktor Risiko Scabies Pada Santri Di Pondok Pesantren Nurul Hikmah Desa Kebonagung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Nursing News. 2(3). https://publikasi.unitri.ac.id/index .php/fikes/ article/download/697/558 . Diakses pada tanggal 1 september 2018.

Zulkoni. 2010. Parasitologi, jilid V. Yogyakarta: Mulia Medika. hal 136.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.