PERBEDAAN EFEK PENGGUNAAN POVIDONE IODINE 10% DENGAN MINYAK ZAITUN TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA ROBEK (LACERATED WOUND)

Irma Nurdiantini, Swito Prastiwi, Tri Nurmaningsari

Abstract


Luka merupakan kerusakan pada bagian tubuh yang disebabkan oleh kekuatan mekanis. Salah satu zat yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan perawatan luka diantaranya yaitu menggunakan Povidone Iodine 10%. Namun Povidone Iodine memiliki sifat iritatif dan lebih toksik bila masuk ke pembuluh darah. Penggunaan obat tradisional secara umum dinilai lebih aman dari pada penggunaan obat modern. Salah satu alternatif obat tradisional yang dapat digunakan dalam perawatan luka yaitu minyak zaitun. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan lama penyembuhan luka antara povidone iodine dengan minyak zaitun. Penelitian ini menggunakan metode True Experiment dengan rancangan penelitan The Post Test Only Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah 11 ekor tikus yang diambil dengan menggunakan Purposive. Data dianalisis dengan menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikansi (p) 0,026<0,05 yang berarti ada perbedaan yang sangat nyata antara penggunaan povidone iodine dengan minyak zaitun terhadap penyembuhan luka robek/sayat. Direkomendasikan untuk dilakukan penelitian selanjutnya mengenai efek penggunaan minyak zaitun terhadap penyembuhan luka sayat/robek dan menguji kelayakan penggunaan minyak zaitun terhadap penyembuhan luka sayat/robek sebagai alternatif pengobatan untuk perawatan luka.

Kata kunci : Minyak zaitun, povidone iodine 10%, proses penyembuhan luka.

Full Text:

PDF

References


Alvyanto, E.S. 2012.“Uji Efektifitas Puyer Daun Salam (Syzygium polyanthum) sebagai Penyembuh Luka Sayat pada Tikus Putih (Rattus norvegicus starin Wistar)”.Preparat Apus Kadal.Fakultas Kejuruan dan Ilmu Pendidikan.Universitas Muhammadiyah Malang.

Bachsinar Bob. 1992. Bedah Minor, edisi 2. Jakarta : Penerbit Hipokrates.

Badwilan, Ahmad Salim. 2010. At-Tadawi bi Zaytiz Zaytun, Asrar wa I’jaz. Penerjemah : Hawin Murtadlo. Surakarta : THIBBIA.

Beauchamp G K, Breslin P A S, Han Q, Keast R S J, Lee C H, Lin J, Morel, D, Pika J, Smith A B, Phytochemistry: Ibuprofen-like activity in extra-virgin olive oil, Nature 437,45 -46. http://www.healthymuslim.com/articles/kmphcu-reduce-inflammation-and-pain-with-olive-oil.cfm. Diakses pada tanggal 12 Februari 2012.

Beauchamp G K, Keast RSJ, Morel D, et al. 2005. Ibuprofen-like activity in extra- virgin olive oil: Alam.

Bowen B, Bolognese J A, Cagliola A, Hunt R H, James C, Mortensen E R, Simon T J, Quan H. A randomized trial measuring fecal blood loss after treatment with rofecoxib, ibuprofen, or placebo in healthy subjects. 2000 The American Journal of medicine, Volume 109, Issue 3, Pages 201-206. http://www.healthymuslim.com/articles/kmhcu-reduce-inflammation-and-pain-with-olive-oil.cfm. Diakses pada tanggal 12 Februari 2012.

Budiarso, Iwan T. 2003.Squalene, Ektrak Hati Ikan Hiu Botol Yang Ajaib.www.medikaholistik.com .Diakses tanggal 16 Mei 2012.

Corwin, Elizabeth. J. 2001. Buku Saku Patofisiologi. Jakarta: EGC.

Djuanda, A. 2001.Penyakit Kulit dan Kelamin. Cetakan Ulang. Jakarta : FKUI.

Frederick, 2003, Wound Healing Studies In Human Volunteers, (http://www.woundcare.org/news.html), Diakses tanggal 28 mei 2012.

Hammad, Said. 2010. 70 Resep Sehat dengan Minyak Zaitun. Jakarta : Aqwam Medika.

Kaplan NE, Hentz VR. 1992. Emergency Management of Skin and Soft Tissue Wounds, An Illustrated Guide. USA : Little Brown, Boston.

Kasmilah, 2008, Perbedaan Lama Penyembuhan Luka Bakar Derajat II Dangkal Antara Perawatan Steril Menguunakan Getah Batang Pisang Dan Normal Saline 0,9% Pada Tikus Wistar, Skripsi, Fakultas Kedokteran, Jurusan Keperawatan Universitas Brawijaya. Malang.

Katzung, B. G. 1998. Farmakologi Dasar dan Klinik : Ed. VI. Jakarta : Penerbit EGC.

Kram DJ, Keller KA, editors. 2001.Use of laboratory animals in toxicology studies. In: Toxicology testing handbook. New York, USA: Marcel Dekker

Kozier, Potter, Taylor, et all. 2001.Fundamental of Nursing. Jakarta:ECG

Kumala Sari, L.U.R. 2006.Pemanfaatan Obat Tradisional dengan Pertimbangan Manfaat dan Keamanannya. Vol. III, No.I, 01-07.

Lilley & Aucker.1999. Pharmacology and The Nursing Process. 2nd edition. Mosby. Inc. Hal. 572 – 573.

Mansjoer, dkk. 2000. Kapita Selekta Kedokteran , ed.3. Jakarta : Media Aesculapius

Maemunah, N. 2009. Buku Pedoman Penulisan Skripsi. Malang : PSIK Unitri.

Notoadmodjo, Sukidjo. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Edisi revisi. Jakarta : Rineka Cipta.

Orey, Cal. 2008. Khasiat Minyak Zaitun. Jakarta: Penerbit Hikmah (PT. Mizan Publika).

Prof. Dr. Made Astawan (Ahli teknolodi Pangan dan Gizi). 2012. Khasiat Luar Biasa Minyak Zaitun. Nutrition Web, Mei, Available From :http://cybermed.cbn.net.id//cbpitl/cybermed/detail.aspx? X= Nutrition & y= cybermed |0|0|6|476 (18 Desember 2011)

Syamsuhidayat, R. 1997. Buku Ajar Bedah. Jakarta : ECG.

Redaksi Trubus. 2010. My Healthy Life : Trio Herbal. Jakarta : PT. Trubus Swadaya.

Sari, R. M. P., dkk. 2010. Panduan Proposal/Skripsi Penelitian.Malang : PSIK Unitri.

Selby, Anna. 2005. Makanan berkhasiat: 25 Makanan Bergizi Super untuk Kesehatan Prima. Jakarta : Erlangga.

Sjamsuhidayat. 2004. Buku Ajar Ilmu Bedah Edisi 2. Jakarta : EGC (67-75).

Thompson, E.B. 2000.Drug Evaluation Techniques in Pharmacology. Chicago: The University of Illinois.

Tim Metodologi, FKUB. 2004. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Keperawatan. Malang: FKUB.

_____________. 2005. Terapi Minyak Zaitun Nabati Keampuhan VCO dan 16 Minyak Ajaib (Majalah Flona Serial). Jakarta : PT. Samindra Utama.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.