HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN HARGA DIRI PADA REMAJA PENDERITA TUNADAKSA DI YAYASAN PEMBINAAN ANAK CACAT KOTA MALANG

Florentina Anggun Maria, Farida Halis Dyah Kusuma, Wahidyanti Rahayu H.

Abstract


Remaja penderita tunadaksa membutuhkan dukungan sosial dari masyarakat dan lingkungannya, agar dapat mengelola segala permasalahan dengan baik dan mampu memberi semangat untuk bisa menerima dirinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan harga diri pada remaja penderita tunadaksa di Yayasan Pembinaan Anak Cacat Kota Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 remaja penderita tunadaksa, sampel penelitian ditentukan dengan teknik total sampling sehingga pengembilan sampel sesuai kriteria penelitian. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji korelasi Product Moment dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan kurang dari separuh 12 (40,0%) responden mendapatkan dukungan sosial cukup dan lebih dari separuh 22 (73,3%) responden memiliki harga diri tinggi. Hasil uji spearman rank didapatkan p-value = (0,000) < (0,050) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan dukungan sosial dengan harga diri pada remaja penderita tunadaksa di Yayasan Pembinaan Anak Cacat Kota Malang. Berdasarkan hasil penelitian maka remaja penderita tunadaksa diharapkan selalu percaya diri dengan menganggap bahwa diri berguna bagi teman dan keluarga, mampu bertindak dan melakukan aktivitas tanpa bantuan orang lain serta ber sikap positif dan terbuka kepada teman, petugas yayasan atau orang tua yang di anggap bisa dipercaya untuk menyelesaikan permasalahan pribadi.

Keywords


Dukungan sosial, harga diri, tunadaksa.

Full Text:

PDF

References


Andarini. 2013. Hubungan Antara Distress dan Dukungan Sosial dengan Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa dalam Menyusun Skripsi. Jurnal Psikologi. Surakarta : Universitas Sahid Surakarta.

Flavo, D.R. 2014. Medical and Psychososial Aspect Of Chronic Ilnes and Disability. USA. https://books.google.co.id. Diakses pada tanggal 25 Januari 2017.

Indra & Widiasavitri. 2015. Proses Penerimaan Diri pada Remaja Tunadaksa Berprestasi yang Bersekolah disekolah Umum dan di SLB. Jurnal Psikologi. https://ojs.unud.ac.id. Diakses pada tanggal 28 Desember 2016.

Nuansa, A.W. 2014. Kesetaraan Hak Pilih untuk Penyandang Disabilitas. Politik.kompasiana.com. Diakses pada tanggal 27 Desember 2016.

Nugroho, D.S. 2011. Efektifitas Moel Pembelajaran Kooperatif Tipe Tiga (Team Game Tournamet) dan ttw(Think-Talk-Write) pada Prestasi Belajar ditinjau dari Harga Diri Siswa Kelas XI SMK Jurusan Bisnis Manajemen dikota Salatiga. Skripsi. https://digilib.uns.ac.id. Diakses pada tanggal 27 Desember 2016.

Riskesdas. 2013. Riset Kesehatan Dasar Dalam Angka Provinsi Jawa Timur. Terbitan.litbang.depkes.go.id. Diakses pada tanggal 29 Januari 2017.

Santrock, J.W. 2007. Psikologi Pendidikan. Jakarta : Kencana

Septian, A.W. 2012. Penyesuaian Diri pada Remaja Tunadaksa Bawaan. Repository.gunadarma.ac.id/handle/123456789/1906. Diakses pada tanggal 26 Desember 2016.

Sriati, A. 2008. Harga Diri Remaja. (Electronic Version). Jatinagor : Universitas Padjadjaran.

Stuart, G.W. 2007. Buku Saku Keperawatan Jiwa Edisi 5. Alih Bahasa. Ramona P. Kapoh. Egi Komara Yudha. Jakarta : EGC.

Taylor, S.E. 2012. Health Psychology. New York : McGraw-Hill.

Wangmuba. 2009. Konsep Dukungan Dosial. www.wangmuba.com. Diakses pada tanggal 19 Desember 2016.

WHO. 2016. Dissability and Health. www.who.int/ mediacenter/Factsheets/Fs352/en/ Diakses pada tanggal 01 Desember 2016.

Widodo & Pratitis. 2013. Harga Diri dan Interaksi Sosial Ditinjau dari Status Sosia Ekonomi Orang Tua. Persona, Jurnal Psikologi Indonesia. http://jurnal.untag-sby.ac.id. Diakses pada tanggal 02 Desember 2016.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.