EFEKTIFITAS MANAGEMEN NYERI NON FARMAKOLOGI KOMPRES HANGAT DAN MASSAGE PUNGGUNG TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI SENDI PADA LANSIA DI PANTI WREDA PANGESTI LAWANG

Iwan Muliawan, Tanto Hariyanto, Ragil Catur Adi W.

Abstract


WHO mendata penderita gangguan sendi di Indonesia mencapai 81% dari populasi. Dalam menangani nyeri sendi pada lanjut usia, perlu diberikan penanganan yang tepat baik secara farmakologi maupun non farmakologi. Non farmakologi bisa dilakukan dengan massage punggung dan kompres hangat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas managemen nyeri non farmakologi kompres hangat dan massage punggung terhadap penurunan skala nyeri sendi pada lansia di Panti Wreda Pangesti Lawang Kabupaten Malang.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dan desain penelitian yang digunakan adalah exsperimen dengan pendekatan two group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia di Panti Wreda Pangesti Lawang Kabupaten Malang sebanyak 64 orang, teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling sebanyak 30 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi pretest dan posttest. Metode analisa data yang digunakan yaitu T-Test (paired T-Test), dan Independent Samples T-Test.Hasil penelitian menunjukkan ada efektifitas managemen nyeri non farmakologi dan terapi kompres hangat dan terapi massage punggung terhadap penurunan skala nyeri sendi pada lansia di Panti Wreda Pangesti Lawang, hal ini dibuktikan dengan nilai Sig α ≤ 0,05 dan nilai thitung ≥ ttabel, selain itu ditemukan terapi massage punggung lebih dominan efektif dengan nilai signifikasi (0,000) terhadap penurunan skala nyeri jika dibandingkan dengan terapi kompres hangat yang nilai signifikasinya (0,002). Oleh karena itu manajemen terapi kompres hangat dan massage punggung efektif terhadap penurunan skala nyeri sendi pada lansia di Panti Wreda Pangesti Lawang.

Keywords


Kompres Hangat, Massage Punggung, Nyeri.

Full Text:

PDF

References


Agus, M. W. 2013. Statistika Terapan. Konsep dan Aplikasi dalam Penelitian Bidang Pendidikan, Psikologi dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Arya, R. K & Jain, V. 2013. Osteoarthritis of the Knee Joint. Journal Indian Academy of Clinical Medicine. Vol 14. No 2. Page 154-162.

Balitbang Kemenkes RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar; RISKESDAS. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI.

Berman, Snyder, Kozier, Erb, 2009. Buku Ajar Keperawatan Klinis Kozier & Erb. Edisi 5. Jakarta: EGC.

Brashers, V. L. 2007. Aplikasi Klinis Patofisiologi : pemeriksaan dan manajemen ; alih bahasa H.Y Kuncara ; editor edisi bahasa Indonesia, Devi Yulianti, Edisi 2. Jakarta : EGC.

Hegner, B. J.2003. Asisten Keperawatan Suatu Pendekatan Proses Keperawatan. Jakarta : EGC.

Hidayat, A. 2006. Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia Aplikasi Konsep dan Proses Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Maryunani, A.2010. Nyeri dalam persalinan “teknik dan cara penanganannya”. Jakarta: Trans Info Media.

Potter & Perry . 2006. Fundamental Keperawatan. Vol: 2. Jakarta : EGC.

Price, A. S., &Wilson M. L., 2006.Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. Alih Bahasa: dr. Brahm U. Penerbit. Jakarta: EGC.

Rachmawati.2006. Nyerimusculoskeletal danhubungannya dengan kemampuan fungsional fisik pada lanjut usia, Jurnal Universa Medicina,Vol.25, No.4

Santoso, S. 2014. Panduan Lengkap Menguasai Statistik. Jakarta : Alex Media Komputindo.

Tamsuri,A.2007. Konsep & Penatalaksanaan nyeri. Jakarta: EGC

Tarumetor, T. 2000. Refleksologi penyembuhan penyakit dengan pijat pembuluh darah dan pusat saraf. Jakarta: Rineka Cipta.

Yatim, F. 2006. Penyakit Tulang dan persendihan (Arthritis atau Arthragia). Jakarta: Pustaka Popular Obor.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.