ANALISIS FAKTOR RISIKO INJURY PADA ATLET FUTSAL DI CHAMPION FUTSAL TLOGOMAS MALANG

Dedi Sumadi, Tanto Hariyanto, Erlisa Candrawati

Abstract


Permainan futsal merupakan permainan yang membutuhkan tenaga dan fisik yang kuat sehingga berisiko menyebabkan injury. Injury olahraga secara umum berupa cedera memar, cedera ligamentum, cedera pada otot dan tendon, pendarahan pada kulit dan pingsan. Risiko atlet bola yang cedera akibat bermain futsal diperkirakan sebanyak 235 kasus dari 1.000 permainan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor risiko injury pada atlet futsal di Champion Futsal Tlogomas Malang. Desain penelitian mengunakan desain deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 100 atlet futal dengan penentuan sampel penelitian menggunakan accidental sampling sehingga didapatkan 30 sampel penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah odds ratio dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan faktor kesehatan tubuh berrisiko menyebabkan injury sebanyak 1,7 kali lipat, faktor kebugaran fisik dengan melakukan permainan futsal secara berlebihan berresiko sebagai penyebab injury sebanyak 2,1 kali lipat dan faktor warming up berresiko lebih dominan menyebabkan injury sebanyak 7,5 kali lipat. Disarankan atlet futsal d tidak melakukan permainan futsal apabila merasa kesehatan tubuh terganggu seperti sakit kepala, demam, pusing dan merasa lemas; bermain futsal tidak lebih dari 60 menit, apabila badan terasa lelah segera berhenti bermain futsal dan melakukan pemanasan sebelum permainan atau pendinginan setelah permainan, sehingga mengurangi kejadian injury pada atlet.

Keywords


Atlet, Futsal, Injury

Full Text:

PDF

References


BPS. 2015. Badan Pusat Statistik Indonesia. Diakses di https://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/ (LD Diakses pada tanggal 19 April 2015, jam. 21:22 WIB)

Baskoro, Pandu A. 2013. Identifikasi cedera dan penanganan cedera saat pembelajaran penjasorkes di Sekolah Dasar Se -Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga. Skripsi: Universitas Negeri Yogyakarta. Diakses pada tanggal (08 April 2015, jam. 19:12 WIB)

Gunarsa, Surya. 2012. Psikologi Olah Raga: Teori dan Praktek. Jakarta : PT. BPK Gunung Mulia

Husnul, Marom. 2014. Kondisi psikologis pemain futsal yang pernah mengalami cedera dalam kejuaraan futsal Se-Kabupaten Tuban. Jurnal: Universitas Negeri Surabaya. (Volume 02 Nomor 03). Diakses pada tanggal (09 April 2015, jam. 10:34 WIB)

Hardianto. 2015. Penanganan Cedera pada Atlet Sepak Bola dan Futsal. Jakarta: Bumi Aksara.

IOF. 2015. Informasi Pertandiangan Olahraga Futsal Indonesia. Diakses di http://www.futsalin.com/2015/12/turnamen-futsal-2016.html Diakses pada tanggal (19 April 2015, jam. 21:58 WIB)

Muhammad, Misbah C. 2015. Survei Cedera Dalam Permainan Futsal Pada Jenis Lapangan Rumput Sintetis, Semen Dan Parquette (Lantai Kayu) Di Kota Semarang. Skripsi: Universitas Negeri Semarang. Diakses pada tanggal (09 April 2015, jam. 11:12 WIB)

Roeslan, Hatta. 2013. Perminan Futsal. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Setia. 2013. Deskripsi Faktor Resiko Dan Ketepatan Penanganan Cedera Tungkai Kaki Pada Olahraga Sepakbola Di Klub “Bigreds” Yogyakarta Tahun 2013. Skripsi: Universitas Negeri Yogyakarta. Diakses pada tanggal (08 April 2015, jam. 20:19 WIB).

Sudijandoko, Andun. 2010. Perawatan dan Pencegahan cedera. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

WHO. 2013. Kasus Cidera Olahraga Bola Kaki. Diakses pada (08 April 2016 jam. 20:24 WIB).

Wibowo, Januardin. 2009. Pencegahan dan Penatalaksanaan Cedera Olahraga. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.