Strategi Komunikasi Pemasaran Bagi Pelaku Usaha Makanan yang Terkena Dampak COVID-19

Nursha Dwi Setyowati, Ririn Puspita Tutiasri

Abstract

Abstrack. In the midst of widespread government policies to maintain large-scale social distancing which have an impact on business actors, especially in this study, product business actors experience paralysis which results in decreased income. This requires food business actors to prepare the right strategy at least to stabilize income and maintain or get new consumers. The purpose of this research is to see how the marketing communication strategy for food product businesses has an impact on the impact of COVID-19. Qualitative research methods with a phenomenological approach. Data collection was carried out by interviewing the WhatsApp Call application and making bold observations. The results of this study indicate that food businesses affected by COVID-19 are combining offline to online marketing. On average, online in the Grab and Gojek food delivery application. So as not to leave the shop offline, develop its business by implementing 4C marketing which is able to provide positive results because it prioritizes consumer needs.

Keywords: impact of COVID-19, 4C marketing communications, marketing communication strategy 4.0

Abstrack. Di tengah merebaknya kebijakan pemerintah untuk menjaga jarak pembatasan sosial berskala besar berimbas bagi  pelaku usaha khususnya dalam penelitian ini ialah pelaku usaha produk makanan mengalami kelumpuhan hingga mengalami penurunan pendapatan. Adanya hal tersebut perlunya pelaku usaha makanan menyiapkan strategi yang tepat setidaknya untuk menstabilkan pendapatan serta mempertahankan maupun mendapat konsumen baru. Tujuan dari penelitian ini  untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi  pemasaran bagi pelaku usaha produk makanan yang terkena dampak COVID-19. Metode penelitian ini kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data  dilakukan dengan wawancara melalui aplikasi WhatsApp call dan observasi secara daring. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa para pelaku usaha makanan yang terkena dampak COVID-19 mengombinasikan pemasaran offline ke online. Rata-rata secara online bekerjasama dengan aplikasi pesan antar makanan Grab dan Gojek. Sehingga tidak meninggalkan warung offline melainkan mengembangkan usahanya dengan menerapkan pemasaran 4C yang mampu memberikan korelasi yang  positif karena mengutamakan kebutuhan konsumen.

Keywords: dampak COVID-19, komunikasi pemasaran 4C, strategi komunikasi pemasaran 4.0

Keywords

impact of COVID-19, 4C marketing communications, marketing communication strategy 4.0

References

Abidin Achmad, Z., Zendo Azhari, T., Naufal Esfandiar, W., Nuryaningrum, N., Farah Dhilah Syifana, A., & Cahyaningrum, I. (2020). Pemanfaatan Media Sosial dalam Pemasaran Produk UMKM di Kelurahan Sidokumpul, Kabupaten Gresik. Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(1), 17–31. https://doi.org/10.15642/jik.2020.10.1.17-31

Aminul. (2020). Perilaku Produksi Di Tengah Krisis Global Akibat Pandemi Covid-19 Dan Memanfaatkan Media Online Facebook Sebagai Alternatif Pasar. EMISI (Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi).

Atmaja, Jaka et all. (2020). Analisis Pengaruh Daya Tarik Dan Strategi Pemasaran Terhadap Kepuasan Berbelanja Di Rumah Oxcart. Jurnal Ilmu Komunikasi (J-IKA), 7(2), 148–154.

Burhan, F. A. (2020). Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul “Siasat Gojek dan Grab Saingi Tokopedia-Shopee yang Ikut Jual Makanan”.katadata.co.id. https://katadata.co.id/desysetyowati/digital/5f1a9ef55a9d9/siasat-gojek-dan-grab-saingi-tokopedia-shopee-yang-ikut-jual-makanan

Fadly, H. D., & Sutama. (2020). Membangun pemasaran online dan digital branding ditengah pandemi covid-19. Jurnal Ecoment Global : Kajian Bisnis dan Management, 5, 213–222.

Firmansyah, M. A., & SE, M. (2020). Komunikasi Pemasaran. Qiara Media.

Kotler, P. (2002). Manajemen Pemasaran,Edisi Milenium. PT.Prehalindo.

Machfoedz, M. (2010). Komunikasi pemasaran modern. Yogyakarta: Cakra Ilmu, 139.

Nadif, A. S. (2019). Strategi Pemasaran Online Food Delivery Grab Food Pada Wirausaha (Study Kasus Kedai Mie Bajak Pangarangan Sumenep). Universitas Wiraraja.

Purwana, D., Rahmi, R., & Aditya, S. (2017). Pemanfaatan Digita l Marketing Bagi Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) Di Kelurahan Malaka Sari, Duren Sawit. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM), 1(1), 1–17. https://doi.org/10.21009/jpmm.001.1.01

Sugiyono. (2008). Metode penelitian pendidikan:(pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R & D). Alfabeta.

Supriyono, S. (2020). Media Sosial Sebagai Alat Promosi Yang Efektif Bagi Usaha Rintisan di Era Normal Baru. Prosiding Seminar STIAMI, 7(2), 53–61.

Suryana, W. (2020). Penjualan Daring Naik 400 Persen Selama Pandemi. republika.co.id. https://republika.co.id/berita/qapi4h459/penjualan-daring-naik-400-persen-selama-pandemi

Suswanto, P., & Setiawati, S. D. (2020). Strategi Komunikasi Pemasaran Shopee Dalam Membangun Positioning Di Tengah Pandemi Covid-19 Di Indonesia. Linimasa: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2), 16–29. http://52.221.78.156/index.php/linimasa/article/view/2754

Tresyanto, C. A., & Ayu, S. A. (2019). Penerapan Strategi Marketing 4 . 0 Papa Wisata Museum Sepuluh November (Tugu Pahlawan Surabaya). 4, 341–356.

Tripayana, S., & Pramono, J. (2020). Kualitas Produk, Pelayanan, dan Loyalitas Pelanggan Dimana Kepuasan Sebagai Variabel Intervening pada UKM Start Up Pariwisata Kombuchi Brewing Co, Bali. Jemap, 2(2), 182. https://doi.org/10.24167/jemap.v2i2.2266

Refbacks

  • There are currently no refbacks.